Masih pandemi COVID-19, perayaan Waisak di Borobudur ditiadakan

Masih pandemi COVID-19, perayaan Waisak di Borobudur ditiadakan

Candi Borobudur, candi Buddha terbesar di dunia di Magelang, Jawa Tengah. (FOTO ANTARA/Heru Suyitno)

Melihat situasi perkembangan saat ini pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, maka kegiatan Waisak tahun 2021 tidak dilakukan di Borobudur
Magelang, Jateng (ANTARA) - Perayaan Waisak tahun 2021 di Taman Wisata Candi Borobudur ditiadakan karena situai saat ini masih pandemi COVID-19, kata Customer Experience Manager Tamam Wisata Candi Borobudur, Ikhsan Tarimo.

"Melihat situasi perkembangan saat ini pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, maka kegiatan Waisak tahun 2021 tidak dilakukan di Borobudur," katanya di Magelang, Jawa Tengah, Selasa.

Ia menjelaskan biasanya Waisak di Borobudur menggunakan lokasi zona II yang dikelola oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (PT TWC) untuk kegiatan seremonial, yakni di Taman Lumbini.

Kemudian di zona I yang dikelola oleh Balai Konservasi Borobudur (BKB) untuk kegiatan ritual atau ibadah termasuk detik-detik Waisak.

Sekretaris Umum Wihara Mendut Wahyu Utomo mengatakan perayaan Waisak tahun 2021 ini ditiadakan seperti tahun lalu.

"Jadi kami memang harus bersabar, kami tidak bisa merayakan Waisak secara 'offline', artinya kami melaksanakan Waisak secara 'online'," katanya.

Ia menyebutkan tema Waisak yang digaungkan oleh Sangha Teravada Indonesia pada perayaan Waisak 2565 BE/2021 adalah Cinta Kasih Membangun Keluhuran Bangsa.

"Perayaan Waisak ini maknanya tetap, meskipun perayaannya tidak dilakukan secara offline, kami melalui media sosial, Youtube dan akun-akun yang bisa terakses secara virtual," katanya.

Pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada umat Buddha untuk tetap menjaga protokol kesehatan, karena perayaan Waisak secara online rasanya berkurang, tetapi tentu ini untuk kepentingan bersama.

Menurut dia di Wihara Mendut juga tidak menyelenggarakan perayaan Waisak secara mandiri, semua terfokus kepada acara detik-detik Waisak secara nasional.

"Tahun lalu kami mengadakan perayaan sendiri, akhirnya terpecah sehingga untuk memfasilitasi itu kami menggaungkan kepada umat untuk fokus di detik-detik Waisak secara nasional dari Jakarta," demikian Wahyu Utomo.

Baca juga: Umat Buddha tak rayakan Waisak di Mendut-Borobudur cegah COVID-19

Baca juga: Candi Borobudur ditutup sementara mulai 8 Mei hingga 17 Mei 2021

Baca juga: Umat Buddha ikuti detik-detik Waisak di Borobudur

Baca juga: Penuhi syarat wisata sehat, wisatawan boleh masuk Borobudur-Prambanan

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menag dorong Candi Borobudur jadi destinasi religi Buddha dunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar