Olimpiade

Vidya Rafika ditargetkan capai final di Olimpiade Tokyo

Vidya Rafika ditargetkan capai final di Olimpiade Tokyo

Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba (tengah) menyabet medali perunggu dalam kejuaraan dunia menembak ISSF Wolrd Cup 2021 yang digelar di New Delhi, India pada 15-26 Maret 2021. (Foto: Pradita Kurniawan Syah)

Perhitungan kami menembak ini olahraga terukur jadi kami bisa mengukur sejauh mana Vidya bisa masuk final
Jakarta (ANTARA) - Atlet menembak putri Indonesia Vidya Rafika ditargetkan mencapai babak final saat berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo, yang akan berlangsung pada 23 Juli- 8 Agustus mendatang tersebut.

Sekretaris Jenderal PB Perbakin Firtian Yudit Swandarta mengatakan target tersebut sudah sesuai perhitungan setelah melihat skor yang dicatatkan Vidya dalam sesi latihan yang kerap menyamai skor petembak kelas dunia.

“Perbakin menargetkan Vidya di Olimpiade itu adalah masuk di final. Karena final delapan besar ini nanti skornya menjadi 0 semua dan atlet yang sudah mempersiapkan dirinya dengan mental yang kuat itu yang akan menjadi juara di final nanti,” kata Firtian dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa.

Baca juga: Vidya Rafika ikuti uji coba ke Kroasia jelang Olimpiade Tokyo

“Perhitungan kami menembak ini olahraga terukur jadi kami bisa mengukur sejauh mana Vidya bisa masuk final. Karena skor dia itu sudah skor kelas dunia, jadi kesempatan dapat tiket ke final itu cukup besar,” sambung dia.

Terkait dengan persiapan Vidya ke Tokyo, Firtian mengatakan para atlet telah didampingi psikolog demi menjaga kondisi mentalnya sehingga bisa tampil rileks saat bertanding di Olimpiade nanti.

Ada beberapa pelatihan yang telah diberikan, salah satunya adalah imagery training yang merupakan teknik untuk membantu atlet memvisualisasikan kegiatan yang akan dilakukan sebagai upaya untuk mempersiapkan mental bertanding.

“Psikolog, memang setiap atlet selalu didampingi terutama untuk melakukan imagery training, membayangkan mereka sudah berada di Olimpiade. Fungsinya untuk mengurangi tekanan atlet,” kata dia.

Baca juga: Vidya Rafika akui makin semangat setelah divaksin COVID-19

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa target yang ditetapkan kepada Vidya cukup dapat dipahami mengingat atlet berusia 20 tahun itu masih minim pengalaman bertanding dalam kejuaraan sekelas Olimpiade.

“Memang di Olimpiade Tokyo itu kami sudah berhitung secara realistis, dan itu sudah sesuai dengan yang dilaporkan,” kata Zainudin.

“Kami sudah menghitung peluang mana yang besar ataupun sedang, dan ada juga yang dipersiapkan untuk ke Olimpiade 2024 Paris. Vidya memang masih sangat muda dan harapan ke depannya masih sangat besar buat Vidya. Tentu berbeda dengan target-target untuk bulu tangkis dan angkat besi,” tutup dia.

Setelah meraih medali perunggu dalam Kejuaraan Dunia di India pada 15-26 Maret lalu, Vidya Rafika, yang bakal turun di nomor 10 meter air rifle putri, dijadwalkan mengikuti uji coba ISSF World Cup Rifle Pistol di Kroasia, 20 Juni- 3 Juli demi mematangkan persiapan sebelum berangkat ke Olimpiade Tokyo nanti.

Baca juga: Vidya Rafika sabet perunggu di kejuaraan dunia India
Baca juga: Vidya Rafika satu-satunya petembak wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo


Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Gagal di semifinal, Anthony Ginting akan fokus untuk rebut perunggu

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar