Meski pandemi, Pemkot Batam lanjutkan pembangunan infrastruktur

Meski pandemi, Pemkot Batam lanjutkan pembangunan infrastruktur

Wali Kota Batam Muhammad Rudi meninjau pengerjaan penataan jalan, Kamis. (ANTARA/HO-Pemkot Batam)

Melihat perkembangannya, saya yakin yang tahun ini selesai tepat waktu
Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, melanjutkan pembangunan infrastruktur, pelebaran dan penataan sejumlah jalan kota di tengah pandemi COVID-19, di antaranya Simpang Basecamp, Simpang Tembesi dan Simpang Fanindo.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang meninjau langsung perkembangan penataan tiga simpang yang ramai kendaraan itu, memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Baca juga: 9.568 warga Batam divaksinasi COVID-19 dalam sehari

"Pelaksanaannya berjalan sesuai jadwal. Insya Allah berjalan lancar. Melihat perkembangannya, saya yakin yang tahun ini selesai tepat waktu," kata Wali Kota di Batam, Kamis.

Wali Kota mengatakan penataan simpang itu akan berkelanjutan hingga tiga tahun, tidak akan selesai dalam satu tahun anggaran.

Baca juga: Seluruh WNI boleh divaksin di Batam

Berdasarkan perkembangan yang sesuai jadwal, Wali Kota yakin pengerjaan tahun anggaran 2021 akan selesai tepat waktu, pada akhir tahun.

"Kami ingin bundaran sempurna, sehingga betul-betul dapat dimanfaaatkan masyarakat Batam, lebih-lebih warga Batuaji dan Sagulung," kata dia.

Baca juga: 23.034 buruh di Batam divaksin COVID-19

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan pemerintah juga melakukan penataan Simpang Fanindo dan pelebaran jalan di depan Masjid Sultan Muhammad Riayat Syah.

"Simpang ini tidak jauh dari Masjid Sultan, makanya kita tata juga. Jalan dari depan masjid ke simpang ini, seperti yang saya sampaikan lima lajur sudah mulai dilakukan," ucap Rudi.

Baca juga: Menko Airlangga serahkan PP dua Kawasan Ekonomi Khusus di Batam

Masjid Sultan menjadi satu destinasi wisata religi di Batam, karena merupakan masjid terbesar di Sumatera.

Wali Kota mengatakan, seiring dengan pengembangan pariwisata di sana, maka akses jalan harus ditingkatkan.

"Jika tidak, orang akan enggan datang," kata dia.

Wali Kota berharap, seluruh akses jalan di Kota Batam memiliki kualitas terbaik di Indonesia dan saling terhubung, dalam empat atau lima tahun ke depan.

Baca juga: Pemerintah targetkan KEK BAT Batam serap investasi miliaran dolar AS

 

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar