PBB (ANTARA News) - Presiden Mahmoud Abbas mengultimatum Israel dengan meminta pemerintah negara Zionis itu agar memilih antara "perdamaian dan pembangunan pemukiman baru".

Sikap tegas Palestina itu terungkap dalam pidato Presiden Abbas di depan Sidang Umum PBB yang berlangsung di markas PBB New York, Sabtu.

Pemimpin Palestina itu mengatakan pilihan tersebut harus diambil jika Tel Aviv menginginkan suksesnya perundingan internasional.

Abbas juga mengutuk apa yang disebutnya "mentalitas ekspansi dan dominasi" yang mengontrol kebijakan-kebijakan Israel.

Pemerintah Israel sejauh ini tetap mendukung proyek pembangunan pemukiman baru bagi warga Yahudi di atas tanah rakyat Palestina yang ada di Yerusalem.

Namun Abbas juga menegaskan kesiapannya bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) yang berupaya membantu keberhasilan proses politik untuk mencapai perdamaian yang menyeluruh dana dil di Timur Tengah. (*)
AFP/R013

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010