Kominfo dorong adopsi dan inovasi 5G

Kominfo dorong adopsi dan inovasi 5G

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan kesiapan operator seluler dalam menggelar 5G di Indonesia bisa mendorong lompatan besar inovasi digital di dalam negeri.

"Melalui 5G, adopsi dan inovasi teknologi digital di berbagai sektor dapat terus kita tingkatkan, baik untuk pengembangan ekonomi, health technology, education technology, electronic government, dan smart city, serta berbagai sektor lainnya," kata Johnny dikutip dari siaran pers, Selasa.

Kominfo melihat penggelaran jaringan telekomunikasi 5G di Indonesia sebagai lompatan menuju Indonesia yang semakin terkoneksi digital sekaligus momentum percepatan akselerasi transformasi digital.

Baca juga: Indosat luncurkan layanan 5G pertama di Solo

Baca juga: OPPO siapkan Reno5 dan A74 untuk konektivitas 5G


Kementerian setidaknya memiliki tiga upaya dalam mendukung pemanfaatan dan pengembangan jaringan 5G, yaitu pita spektrum frekuensi yang memadai dengan farming dan refarming spektrum frekuensi, mendorong pengembagan talenta digital yang berkualitas dan menggelar infrastruktur 4G di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal.

"Melalui tiga upaya tersebut diharapkan Indonesia melakukan lompatan-lompatan besar yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Johnny.

Jaringan 4G saat ini masih menjadi tulang punggung transformasi digital di Indonesia. Kedua jaringan tersebut, 4G dan 5G, tetap berdampingan di Indonesia.

Jaringan radio telekomunikasi generasi terbaru ini akan dikembangkan di wilayah-wilayah yang memiliki ekosistem yang memadai, seperti perkotaan dan destinasi wisata super prioritas.

Indosat Ooredo hari ini meluncurkan layanan 5G di Surakarta, Jawa Tengah, menjadi operator seluler kedua yang menggelar 5G di Indonesia.

Layanan 5G dari operator seluler ini juga akan tersedia di Jakarta, Surabaya dan Makassar.

Indonesia resmi memiliki layanan 5G sejak akhir Mei lalu, setelah Telkomsel meluncurkan layanan tersebut secara komersial.

Sementara operator seluler Smartfren, belum meluncurkan layanan 5G, namun, sudah menguji coba jaringan tersebut untuk digunakan di pabrik dan perangkat seperti modem WiFi.

Baca juga: Menkominfo: Jaringan 5G jadi tulang punggung transformasi digital

Baca juga: Menkominfo: 50 persen UMKM nasional "onboarding" digital pada 2024

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cerita dari Selatan - Pundi pundi uang industri game Indonesia( bagian 2 dari 3)

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar