Pemain film sebut "Willy Wonka" merupakan tiket emas setelah 50 tahun

Pemain film sebut "Willy Wonka" merupakan tiket emas setelah 50 tahun

Actor Gene Wilder as Willy Wonka and Peter Ostrum as Charlie Bucket in the 1971 film 'Willy Wonka & the Chocolate Factory.' are seen in this undated handout image obtained by Reuters on June 23, 2021. (via REUTERS/WARNER BROS.)

Jakarta (ANTARA) - Para pemain film “Willy Wonka and the Chocolate Factory” (1971) menyebutkan meski sudah lima puluh tahun berlalu, film itu rupanya masih membekas dan dianggap sebagai tiket emas dalam perjalanan karir mereka.

Film itu mengisahkan perjalanan hidup seorang Charlie Bucket, anak laki- laki yang mendapatkan tiket emas untuk dapat melakukan tur ke pabrik coklat Willy Wonka bersama dengan August Gloop yang rakus, Violet Beauregarde yang mencintai permen karet, penggemar televisi Mike Teevee, dan anak sombong Veruca Salt.

Baca juga: Joaquin Phoenix dan Rooney Mara kembali lewat film "Polaris"

Peter Ostrum yang memainkan Charlie kala itu mengingat pembuatan film itu merupakan pengalaman yang luar biasa.

“Saya suka berpikir jika saya hanya bisa membuat satu film, maka film ini lah yang akan saya pilih. Saya sudah mengenal para bintang di film ini selama 50 tahun, bahkan melebihi keluarga saya sendiri. Saya belum pernah berhubungan lebih lama dengan orang lain seperti ini,” kata Peter Ostrum dalam perayaan ke- 50 film “Willy Wonka and the Chocolate Factory” seperti dilansir dari Reuters, Kamis.

Film adaptasi dari novel karya Roald Dahl “Charlie and the Chocolate Factory” itu dinilai sebagai tiket emas karena bisa menyatukan para bintangnya seperti keluarga.

Mereka mengaku masih saling menjalin komunikasi yang intens satu sama lain layaknya anggota keluarga.

Meski terlihat sukses, film itu rupanya sempat dianggap tak terlalu mulus oleh para pemainnya.

Pemeran karakter Mike Teevee yaitu Themmen menyebutkan film yang dibintanginya itu baru mulai sukses usai tayang di televisi.

“Film ini tumbuh jadi budaya, menjadi sesuatu yang 50 tahun kemudian masih banyak orang yang membicarakannya,” kata Themmen.

“Willy Wonka and the Chocolate Factory” dianggap memiliki dampak yang lebih panjang berkebalikan dengan pemikiran Themmen yang merasa kejadian besar harus terjadi dalam waktu dekat usai sebuah kejadian terjadi.

Hal serupa pun dialami oleh pemeran Veruca Salt yaitu Julie Dawn Cole, dampak panjang dari film itu membuatnya dikenal secara global bahkan saat ia sudah dewasa.

“Itu sangatlah lucu melihat film itu mencapai pasar global dan terbukti. Pernah suatu ketika di pantai di Malayasia seseorang bertanya pada saya ‘apakah kamu Veruca Salt?’, ya jadi benar itu memiliki dampak yang sangat besar dan masih terus terjadi,” katanya.

Film itu sempat dirilis ulang pada 2005 dengan pemeran utama Johnny Depp. Sebuah prekuel pun rencananya disiapkan tayang pada 2023 dengan judul “Wonka” dan diperankan oleh Timothee Chalamet.

Baca juga: Timothee Chalamet akan perankan karakter klasik Willy Wonka
 
Baca juga: Studio Steven Spielberg disiapkan garap berbagai film untuk Netflix
​​​​​​​

Baca juga: Disney adaptasi "Snow White" dalam bentuk film live action


Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar