Dinkes: Pontianak zona merah dan 11 daerah zona oranye COVID-19

Dinkes: Pontianak zona merah dan 11 daerah zona oranye COVID-19

Kegiatan vaksinasi COVID-19 di Kalbar. ANTARA/Dedi.

Pontianak (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengatakan berdasarkan peta penyebaran COVID-19 di Kalbar tanggal 27 Juni kemarin, Pontianak saat ini masuk dalam zona merah, sementara 11 kabupaten/kota lainnya masuk dalam zona oranye.

"Dengan semakin tingginya angka penyebaran COVID-19 di Kalbar saat ini, Pontianak masuk dalam zona merah dan 11 kabupaten/kota lainnya masuk dalam zona oranye dan dua kabupaten di zona kuning," kata Harisson di Pontianak, Selasa.

Dia menjelaskan, 11 daerah yang berada di zona oranye antara lain Kabupaten Kubu Raya, Kapuas Hulu, Sambas, Sanggau, Landak, Mempawah, Sekadau, Bengkayang, Kota Singkawang, Kabupaten Melawi dan Sintang.

"Sementara dua kabupaten yang masih berada di zona kuning adalah Ketapang dan Kayong Utara," tuturnya.

Baca juga: Legislator kritisi Pemprov Kalbar terkait sanksi dua maskapai

Baca juga: Wakil Wali Kota Pontianak sebut masih banyak tak percaya COVID-19


Terkait dengan zona merah yang terjadi pada Kota Pontianak, kata Harisson, sesuai dengan petunjuk yang telah ditetapkan, maka pemerintah kota Pontianak harus memperketat pembatasan kegiatan perkantoran.

"Sesuai dengan petunjuk yang ada, untuk kabupaten/kota yang berada dalam zona merah, pembatasan dilakukan dengan menerapkan WFH sebesar 75 persen dan WFO sebesar 25 persen. Pada instruksi Mendagri juga ditegaskan agar pelaksanaan WFH maupun WFO menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat," kata Harisson.

Sementara itu, sampai dengan tanggal 28 Juni kemarin, total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kalbar mencapai 14.258 orang, dengan kasus aktif sebanyak 993 orang atau 6.96 persen, kasus sembuh 12.973 orang atau 90.98 persen dan kasus meninggal sebanyak 265 orang atau 1.85 persen.

"Pada tanggal 28 Juni kemarin, kita juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 358 sampel usap dari seluruh daerah di Kalbar dan dari hasil pemeriksaan itu, kita kembali mendapatkan tambahan kasus konfirmasi baru sebanyak 125 orang," katanya.

Dia merinci, 125 kasus baru tersebut berasal dari Kota Pontianak 29 orang, Bengkayang 29 orang, Kubu Raya dua orang, Landak 20 orang, Sambas 11 orang, Sanggau 10 orang, Sekadau 16 orang, dan kasus dari luar wilayah sebanyak 8 orang.

"Pada hari yang sama kita juga mendapat konfirmasi sembuh sebanyak 110 orang yang berasal dari Kota Pontianak sebanyak 14 orang, Kubu Raya tujuh orang, Kayong Utara lima orang, Ketapang 11 orang, Kapuas Hulu tiga orang, Melawi 11 orang, Sekadau 14 orang, Sanggau dua orang, Landak 12 orang, Bengkayang delapan orang, Sambas tujuh orang, Singkawang tiga orang, dan Mempawah 13 orang," kata Harisson. 


#ingatpesanibu 
#sudahdivaksintetap3m 
#vaksinmelindungikitasemua 

Baca juga: Vaksinasi di tiga lokasi di Kota Pontianak jangkau 2.128 orang 

Baca juga: Terjangkit COVID-19, Dinkes Kalbar: Kondisi Wali Kota Pontianak stabil 

 

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Brimob Polda Kalbar pastikan distribusi vaksin COVID-19 aman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar