Johannesburg (ANTARA News) - Didier Drogba mungkin diturunkan melawan Brazil, Minggu, karena cedera pada lengannya tidak akan berpengaruh pada pertandingan Grup G di Johannesburg, kata pelatih tim nasional Pantai Gading, Sven-Goran Eriksson.

Tetapi, Eriksson menambahkan, tidak turunnya striker itu pada pertandingan awal karena cedera masih akan dikonsultasikan dengan dokter dan Drogba sebelum memastikan penampilannya.

"Kami akan memastikan besok apakah ia akan siap bermain dalam 90 menit," katanya dalam temu pers di Soccer City, Sabtu, layaknya dikurip Reuters.

"Ia berlatih baik dalam beberapa hari ini dan saya kira ia dapat bermain lagi. Saya akan berbicara padanya dan dokter, kemudian mengambil keputusan," katanya.

Drogba mengalami patah tangan dalam pertandingan pemanasan Piala Dunia, dan harus dioperasi di Jenewa dua minggu lalu.

Keikutsertaanya dalam turnamen Piala Dunia dikhawatirkan beberapa hari jelang perhelatan. Tetapi, ia datang ketika timnya bermain tanpa gol melawan Portugal, sebagai pemain pengganti babak kedua, dengan menggunakan alat pengaman dari plastik, ketika timnya main di Port Elizabeth, Selasa.

"Kami tahu bahwa Drogba adalah pemain tingkat dunia. Setiap orang menghormatinya, tetapi kami bisa bermain bagus melawan Portugal tanpa dukungannya lebih dari satu jam," kata Eriksson, dalam usaha mengalihkan perhatian dari kapten itu.

Ia juga menampik mengomentari bekas timnya, Inggris, yang bermain tanpa gol melawan Aljazair di Cape Town, Jumat, yang menimbulkan banyak spekulasi.

"Saya mengharapkan pertanyaan seperti itu pada awal temu pers," katanya bercanda, sebelum menanggapi pertanyaan itu.

"Saya tidak punya komentar tentang Inggris. Kepala saya saat ini dipenuhi hal tentang Pantai Gading. Saya bahkan tidak ingin pelatih lain berbicara tentang Pantai Gading," katanya.

Ia menggambarkan peluangnya di Afrika bersama tim yang baru tiga minggu dinaunginya sebagai pelatih dengan perasaan senang.

"Saya tidak pernah merasakan hal seperti itu, tersenyum, tertawa dan gembira bersama tim sepak bola. Ini merupakan sepak bola gembira bersama tim saya," katanya.

Eriksson, pada Piala Dunia lalu melawan Brazil dan Inggris di perempat final 2002, berakhir dengan kekalahan mengatakan bermain dengan tim papan atas di Piala Dunia merupakan prospek bagus bagi Pantai Gading.

"Hasil imbang melawan Brazil merupakan hasil bagus, tetapi hasil fantastik bila mengalahkan mereka. Kami tidak membayangkan hasil imbang, kami akan menang," kata pelatih dari Swedia itu.
(Uu.A008/C003/P003)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2010