Luhut: Penurunan mobilitas masyarakat di Jateng-DIY menggembirakan

Luhut: Penurunan mobilitas masyarakat di Jateng-DIY menggembirakan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan selaku Koordinator PPKM Darurat Provinsi Jawa-Bali melakukan rapat virtual. ANTARA/HO-Menko Marves/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut tren mobilitas masyarakat dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus menurun.

"Ini angkanya cukup menggembirakan. Dari data yang kita dapat per tanggal 12 ke 13 Juli 2021 di Jateng dan DIY daerah yang berwarna merah penurunan mobilitasnya dari 10 persen sampai sampai 20 persen, kemudian daerah yang berwarna kuning 20 persen sampai 30 persen," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Meski demikian, wilayah Kulon Progo di DIY tercatat masih masuk kategori zona merah. Untuk itu, Luhut meminta Bupati Kulon Progo untuk bisa segera meningkatkan upaya agar masuk zona kuning.

"Progres di DIY cukup bagus Pak Gubernur, tinggal satu yang merah yaitu Kulon Progo. Kalau bisa Kulon Progo didorong supaya bisa menjadi kuning, dan yang kuning kalau bisa sudah jadi hijau atau biru," katanya.

Menurut Luhut, tren penurunan mobilitas itu perlu dilanjutkan melalui implementasi pengetatan PPKM Darurat yang lebih konsisten. Ia juga meminta pengetatan bisa menyasar titik-titik yang terpantau masih tinggi mobilitas dan aktivitasnya.

Pendekatan persuasif dengan menggandeng tokoh masyarakat pun perlu dilakukan.

"Saya minta kepada Kapolri, masing-masing Kapolda dan jajarannya untuk terus melakukan penyekatan terhadap mobilitas tidak hanya pada jalan-jalan ring 1 namun juga ke ring 2, serta melakukan patroli ke wilayah-wilayah permukiman untuk memastikan kepatuhan prokes," katanya.

Selain itu, Luhut juga menilai perlu dilakukan inspeksi terhadap industri esensial yang menerapkan shift malam. Menurut dia, hal itu perlu dilakukan agar tetap mengikuti aturan 50 persen kapasitas.

Atas pencapaian di Jateng dan DIY, Luhut pun meminta agar momentum penurunan mobilitas terus dijaga. Implementasi PPKM Darurat dinilai efektif menurunkan mobilitas.

Baca juga: Mobilitas warga di Jawa-Bali terpantau turun, pantura meningkat
Baca juga: Hari ke 10 PPKM Darurat, ada penurunan mobilitas di 3 provinsi
Baca juga: Ombudsman minta kedatangan internasional ditutup selama PPKM Darurat

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dikritik pesawat wajib PCR, ini jawaban Menko Luhut

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar