Menteri Inggris pertimbangkan Prancis masuk daftar merah perjalanan

Menteri Inggris pertimbangkan Prancis masuk daftar merah perjalanan

Orang-orang berjalan di sebuah jalan di Paris tanpa mengenakan masker, saat masker tidak diwajibkan lagi dipakai saat keluar rumahdi tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19), di Prancis, Kamis (17/6/2021). REUTERS/Gonzalo Fuentes/nz/cfo

London (ANTARA) - Para menteri Inggris sedang mempertimbangkan untuk menempatkan Prancis dalam daftar merah perjalanan karena kekhawatiran terkait varian Beta COVID-19, surat kabar Daily Telegraph melaporkan, mengutip sumber.

Usulan itu dibahas pada Rabu (15/7) sebagai bagian dari tinjauan perjalanan internasional oleh para pejabat, surat kabar itu melaporkan, seraya menambahkan bahwa para menteri itu setuju untuk memantau situasi.

Varian Beta virus corona pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan.

Daftar merah Inggris adalah negara-negara yang dikenai pembatasan perjalanan paling ketat. Orang-orang yang datang dari negara-negara dalam daftar tersebut diharuskan menjalani karantina saat kembali.

Prancis saat ini berada dalam daftar negara dengan risiko sedang.

Dalam menghadapi situasi pandemi, Inggris membuat kebijakan perjalanan dengan mengklasifikasikan negara-negara ke dalam tiga tingkat: negara yang masuk ke dalam daftar merah, kuning dan hijau.

Sumber: Reuters

Baca juga: Warga Inggris tervaksin dari negara "daftar kuning" bebas karantina

Baca juga: Warga Inggris berusia 50 tahun ke atas akan ditawari dosis ke-3 vaksin


 

Teras restoran dibuka kembali di Prancis


 

Penerjemah: Mulyo Sunyoto
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar