Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong Priyo Budi Santoso mengajak seluruh elite politik di Indonesia untuk bersama-sama menumbuhkan demokrasi yang sehat.

"Saya mengajak seluruh elite politik untuk merenungkan dan mengajak untuk bagaimana menumbuhkan demokrasi yang sehat di Indonesia," kata Priyo Budi Santoso usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Pusat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) di Jakarta, Jumat.

Priyo menjelaskan, saat ini terjadi gejala fenomenal yang masif di tengah masyarakat Indonesia, karena terusiknya rasa keadilan, baik keadilan politik, hukum, ekonomi, maupun sosial.

Wakil Ketua DPR RI ini mencontohkan, persoalan hukum yang seharusnya diselesaikan secara murni tapi sering penyelesaiannya sarat dengan kepentingan politik sehingga menimbulkan ketidakadilan.

Ketidakadilan politik, hukum, ekonomi dan sosial ini, menurut dia, sering memunculkan bentrok antaretnis, antaragama, dan antarkelompok masyarakat.

"Bahkan bentrokan tersebut juga baru terjadi antara dua kelompok masyarakat di Jakarta yang menimbulkan korban jiwa," katanya.

Priyo menambahkan, MKGR menyatakan rasa prihatin terhadap arah demokrasi yang hingga saat ini masih mencari bentuk.

"Demokrasi di Indonesia sangat demokratis, bahkan melampaui demokrasi di Amerika Serikat, karena mulai dari pemilihan Presidan hingga pemilihan kepada desa dipilih secara langsung," katanya.

Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga DPP Partai Golkar ini mengatakan, di satu sisi Indonesia bangga terhadap pertumbuhan demokrasi yang pesat tapi di sisi lain ada yang masih memprihatinkan yakni kegaduhan politik.

"Hingga saat ini palitik masih menjadi harapan kelompok elit dan belum menjadi kultur masyarakat," katanya.

Hadir pada acara pelantikan tersebut, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan para pengurus Partai Golkar lainnya. (R024/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010