Jakarta (ANTARA News) - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), terkait produk perseroan yang mengandung bahan berbahaya.

Dalam pemberitaan di media massa Taiwan produk Indofood terdapat kandungan bahan pengawet E218 (Methyl P-Hydroxybenzoate) dalam produk mie instan, ini diketahui dapat menyebabkan muntah dan meningkatkan asam lambung jika dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.

"Untuk sementara kita pantau dulu perkembangannya, dan mereka juga sudah menyampaikan pernyataannya," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito di Jakarta, Senin.

Sementara Direktur ICBP Taufik Wiraatmadja dalam siaran persnya mengatakan, produk mie instan yang diekspor oleh perseroan ke Taiwan sudah memenuhi standar peraturan dari Departemen Kesehatan Biro Keamanan Makanan Taiwan.

Ia menambahkan, saat ini perusahaan tengah meninjau situasi di Taiwan, dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan konsumen di Taiwan dan di berbagai negara lainnya.

Sementara itu terkait dengan adanya isu zat beracun yang ada dalam produk Indofood, maka saham ICBP dan INDF sampai berita ini diturunkan tercatat turun Rp200 ke posisi Rp5.600, dan INDF turun Rp225 ke posisi Rp4.850.

(KR-ZMF/B008/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010