Cerita Cathy Sharon bantu nakes di tengah pandemi

Cerita Cathy Sharon bantu nakes di tengah pandemi

Selebritas Cathy Sharon. ANTARA/Instagram.com/cathysharon

Jakarta (ANTARA) - Selebritas Cathy Sharon memilih berbuat sesuatu usai mengetahui keresahan para tenaga kesehatan yang salah satunya pernah dilanda kekurangan alat pelindung diri (APD) beberapa waktu lalu.

Dia yang menjadi inisiator Anak Bangsa Peduli bersama teman-temannya sesama selebritas antara lain Baim Wong, Maia Estianty, Ivan Gunawan, Rossa dan lainnya, sejak akhir Februari 2020 ikut membantu memenuhi kebutuhan para tenaga medis. Mereka juga ikut menyampaikan informasi yang benar demi melawan hoaks terkait COVID-19.

Awalnya, Cathy dan tim menerima informasi permintaan barang-barang yang dibutuhkan melalui media sosial, lalu menyampaikannya pada para donatur.

Dana pun dikumpulkan memanfaatkan platform kitabisa.com dengan total hampir mencapai Rp5 miliar.

Baca juga: 10 artis yang berhasil melawan COVID-19 dan sembuh

Baca juga: Marcelino Lefrandt sambut baik vaksin, tapi tetap jalankan prokes


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Cathy (@cathysharon)



Tak hanya dalam bentuk uang, melalui jejaring yang ada, mereka juga mulai memenuhi kebutuhan nakes mulai dari APD, masker N95, penutup kepala bahkan hingga vitamin yang disalurkan melalui 260 rumah sakit.

"Dengan koneksi teman-teman kami berhasil mendapatkan APD dan muncul ide menjadi bagian dari solusi, bukan hanya bisa mengeluh saja, komen-komen di WhatsApp saja," kata Cathy dalam konferensi pers daring, Selasa.

"Saat itu kami bergerak sendiri, berdonasi di wilayah Jabodetabek, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sumatera dan lumayan berhasil berdonasi pada lebih dari 260 rumah sakit," sambung dia.

Donasi terbaru Cathy dan tim sudah sampai bentuk ribuan porsi makanan untuk para nakes. Ini menjadi salah satu bentuk dukungan pada garda terdepan sekaligus benteng terakhir dalam penanggulangan COVID-19 itu.

Tahun ini, Cathy dan tim memilih berkolaborasi dengan Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) agar bantuan bisa lebih terkoordinir dan tepat sasaran. Berbeda dari setahun lalu, saat mereka semata mengandalkan permintaan melalui media sosial.

"Tahun ini saat varian delta masuk dan angka kasus (COVID-19) mulai naik, kami bekerja sama dengan Tim Mitigasi IDI. Sekarang, dengan kolaborasi ini kami merasa lebih terkoordinir. Kami tahu harus kirim ke mana," tutur Cathy.

Selama berkiprah di dunia penggalangan dana, Cathy merasakan semangat yang besar dari masyarakat Indonesia untuk berdonasi. Dia mewakili tim mengucapkan rasa terima kasihnya pada semua orang yang sudah ikut berdonasi untuk para tenaga medis.

Dalam kesempatan itu, tim lapangan Anak Bangsa Peduli, Rudi Valinka mengatakan dirinya merasa bahagia mengetahui tanggapan positif dari para tenaga kesehatan yang dibantu.

"Bahagia saat mereka sampai nangis, sampai mau kasih kami makan. Apalagi di daerah pinggiran ibu kota kayak Cirebon, Subang. Mereka merasa enggak pernah diperhatikan donatur. Mereka senang saja sudah cukup bagi kami," kata dia.

Selain suka, ada juga duka yang Rudi rasakan. "Pernah ada satu rumah sakit tahun 2020 ketika dikasih bantuan, donasi dilempar-lemparin. Nakesnya ribut dengan pihak rumah sakit. Nakes bilang kenapa harus ke rumah sakit, enggak langsung ke kami".

Baca juga: Jus hijau kale, rahasia kulit dan tubuh sehat ala Cathy Sharon

Baca juga: Cathy Sharon galang dan salurkan sarung tangan untuk pekerja medis

Baca juga: Cathy Sharon hingga Cita Citata bagikan takjil untuk polisi

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar