Melbourne (ANTARA News) - Kama Sutra akan diperbarui dan dalam edisi terbaru tersebut akan lebih mengarah pada petunjuk gaya hidup untuk cinta dan asmara dibandingkan sebagai "buku seks pornografi".

Banyak gambar eksotis dan ilustrasi seksual disertai berbagai terjemahan dari tulisan Hindu kuno akan hilang dari buku Kama Sutra baru yang diterbitkan oleh Penguin, menurut laporan Sunday Telegraph dari Inggris, sebagaimana dikutip dari AAP.

Kali ini, Kama Sutra akan tertulis teks saja, seukuran kantong dan dipresentasikan sebagai "petunjuk gaya hidup untuk pria dan wanita modern".

"Hingga sekarang, Kama Sutra telah dipresentasikan sebagai penuh skandal, buku seks porno pengaruh kaum hippie 1960-an," kata direktur editorial Penguin Books, Alexis Kirschbaum.

"Tetapi semula ditulis sebagai nasihat pada pria untuk menjalani hidup yang seimbang, tidak hanya hidup yang penuh gairah," tambahnya.

Kama Sutra dipercaya tertulis pada abad ketiga oleh orang bijaksana India, Vatsyayana.

Buku versi bahasa Inggris terbitan terdahulu sebagian besar berdasarkan terjemahan abad ke-19 oleh penjelajah dan pakar ketimuran Sir Richard Francis Burton, yang sering menggambarkan ilustrasi erotis untuk menjelaskan teks kuno tersebut.

"Pandangan umum dari Kama Sutra merupakan hanya bertuliskan tentang seks, tetapi bacaan tersebut menggambarkan gaya hidup dan hubungan sosial antar manusia," kata Haksar.

"Upaya saya dengan terjemahan baru ialah sebisa mungkin sesuai dengan teks asli tetapi dituliskan dengan bahasa kontemporer yang merefleksikan sejumlah masalah kontemporer dalam buku tersebut," katanya.

Buku tersebut akan diterbitkan oleh Penguin pada Februari tahun depan.
(ANT/A024)

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2010