Panglima TNI berikan bantuan 100 unit laptop "tracer" COVID-19

Panglima TNI berikan bantuan 100 unit laptop "tracer" COVID-19

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat melakukan peninjauan di Puskesmas Polowijen Kota Malang, Jawa Timur, Senin (2/8/2021). (ANTARA/HO-Puspen TNI)

Jakarta (ANTARA) -
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto membagikan bantuan khusus berupa 100 unit Laptop untuk mendukung tugas empat pilar yang akan digunakan bagi tenaga Tracer COVID-19 yang bertugas di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Bantuan 100 unit laptop Panglima TNI tersebut diserahkan secara simbolis saat melakukan peninjauan di Puskesmas Polowijen Kota Malang, Jawa Timur, Senin.
 
Bantuan dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ini merupakan bentuk kepeduliannya dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19 yang saat ini masih tinggi.

Baca juga: Panglima TNI beri arahan penerapan aplikasi pelacak COVID-19 di Madiun
 
Laptop ini nantinya akan digunakan untuk mendukung tugas empat pilar Satgas penanganan COVID-19 yang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas, Bidan Desa Dan Kepala Desa/Kelurahan.
 
Panglima TNI menjelaskan bahwa bantuan laptop yang telah dilengkapi dengan aplikasi Silacak dan Inarisk bertujuan untuk mendukung kerja tenaga tracer (pelacak) dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
 
"Laptop ini merupakan peralatan yang wajib digunakan dan harus dikuasai para Babinsa yang menjadi tenaga tracer, karena ini adalah senjatanya kalian dalam melaksanakan tugas," kata Marsekal Hadi dalam siaran persnya.
 
Di hadapan tenaga tracer COVID-19 dan tenaga kesehatan saat berkunjung ke wilayah Jatim, Panglima TNI mengingatkan agar para tenaga kesehatan dan tenaga pelacak serta relawan untuk tetap menjaga kesehatannya sehingga dalam melaksanakan tugas selalu dalam kondisi fit.
 
"Saya berharap para tenaga tracer COVID-19 dan tenaga kesehatan seperti para Babinsa, Bhabinkamtimas, ibu bidan desa dan kepala desa jangan sampai ada yang sakit, karena kalian semua adalah ujung tombak dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sehingga kesehatan harus benar-benar dijaga," harapnya.

Baca juga: Panglima TNI salurkan bantuan laptop untuk tenaga "tracer" COVID-19
 
Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya tenaga kesehatan dan tenaga pelacak serta relawan atas kerja kerasnya dalam melaksanakan tugas mulia yaitu memutus penyebaran COVID-19.
 
"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran dan instansi yang terlibat dalam penanganan COVID-19. Terima kasih juga kepada Pak Kades, bu bidan serta prajurit TNI-Polri yang telah melaksanakan tugas dengan baik, karena tugas ini merupakan tugas mulia dan bagian dari upaya kita dalam mengendalikan penyebaran COVID-19," kata mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) ini.
 
Saat melakukan kunjungan kerja di wilayah Jatim, Panglima TNI meninjau langsung beberapa puskesmas yaitu Puskesmas Porong Kabupaten Sidoarjo, Puskesmas Lawang, Puskesmas Ardimulyo, Puskesmas Polowijen Kota Malang, Puskesmas Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Puskesmas Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk dan Puskesmas Balerejo Kecamatan Balerejo Madiun.

Baca juga: Panglima TNI tinjau tempat isolasi di Puskesmas Porong

Baca juga: Panglima TNI cek penanganan COVID-19 di Malang

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kapolri: 11 ribu personel TNI-Polri disiagakan di PON XX

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar