Harga minyak naik setelah aksi jual

Harga minyak naik  setelah aksi jual

Ilustrasi - Labirin pipa dan katup minyak mentah yang digambarkan oleh Departemen Energi di Cadangan Minyak Strategis di Freeport, Texas, AS. (ANTARA/REUTERS/Richard Carson/am.)

New York (ANTARA) - Harga minyak naik (rebound) pada Kamis, menutup sebagian kerugian yang diderita awal pekan ini.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September bertambah 94 sen, atau 1,4 persen, menjadi menetap di 69,09 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober naik 91 sen, atau 1,3 persen, menjadi ditutup pada 71,29 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak berada di bawah tekanan minggu ini di tengah kekhawatiran atas permintaan, yang menyebabkan aksi jual. Pada hari Rabu, patokan minyak mentah AS dan Brent masing-masing turun 3,4 persen dan 2,8 persen, mencatat penurunan beruntun tiga hari.

Juga membebani pasar adalah kenaikan tak terduga dalam stok minyak mentah AS.

Persediaan minyak mentah AS meningkat 3,6 juta barel selama pekan yang berakhir 30 Juli, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Rabu. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan publikasi EIA menunjukkan penurunan 4 juta barel dalam pasokan minyak mentah AS.
 

Penerjemah: Biqwanto Situmorang
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KPBB menilai harga BBM terlalu mahal

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar