Tinju

Alvarez naik ring November, bukan pada pekan Kemerdekaan Meksiko

Alvarez naik ring November, bukan pada pekan Kemerdekaan Meksiko

Petinju Mexico Saul Canelo Alvarez merayakan kemenangannya atas Billy Joe Saunders asal Inggris dalam laga tinju kelas menengah super di AT&T Stadium, Arlington, Texas, AS, SABTU (8/5/2021). Canelo berhasil menang TKO atas Joe Saunders dengan TKO usai ronde delapan. ANTARA FOTO/REUTERS/ Jerome Miron-USA TODAY Sports/foc.

Saul Canelo Alvarez akan fokus untuk kembali ke ring pada bulan November
Jakarta (ANTARA) - Saul 'Canelo' Alvarez untuk kali ketiga secara beruntun tak akan pentas pada pekan Hari Kemerdekaan Meksiko dan memutuskan untuk naik ring pada November, kata promotor Eddie Hearn dilansir ESPN, Sabtu.

Semula, pemegang gelar juara dunia kelas menengah super (76,2kg) versi WBA Super, WBC, dan WBO itu dijadwalkan tampil pada 18 September atau pada pekan hari kemerdekaan negaranya.

Namun setelah negosiasi yang panjang, Alvarez akhirnya memutuskan memindahkan jadwal pertandingan selanjutnya ke November. Hal ini dikonfirmasi Hearn dalam akun media sosial Twitter, Jumat.

Baca juga: Alvarez hentikan Saunders untuk satukan gelar kelas menengah super

"Saya berbicara dengan Canelo dan timnya hari ini. Saul Canelo Alvarez akan fokus untuk kembali ke ring pada bulan November. Kabar selanjutnya menyusul," kata Hearn yang menjadi promotor Alvarez dalam tiga pertandingan terakhir.
Terkait lawan, Alvarez belum menentukan. Berdasarkan laporan ESPN, sebelumnya Alvarez telah melakukan pembicaraan dengan kubu pemegang gelar juara dunia kelas menengah super IBF Caleb Plant untuk duel 18 September. Namun negosiasi berlangsung alot hingga akhirnya tak menemukan titik terang.

Kemudian, Alvarez melanjutkan pembicaraan dengan juara dunia kelas berat ringan WBA Super Dmitry Bivol. Namun jika berduel untuk 18 September, waktu terlalu mepet sehingga dari persiapan dan promosi tidak memadai.

Vadim Kornilov selaku manajer Bivol mengakui adanya pembicaraan tersebut. "Kami membuat kesepakatan itu dua pekan lalu dan kami memiliki pemahaman tentang apa yang akan terjadi,” kata manajer Bivol, Vadim Kornilov dilansir ESPN.

Baca juga: Alvarez bekuk Yildirim untuk pertahankan mahkota kelas menengah super

"Kami sedang menunggu untuk melihat apakah pihak Canelo akan menyelesaikan. Mungkin kami akan mencari tahu apa alasannya. Pada titik ini, kami hanya ingin tahu apakah mereka masih ingin melakukan pertarungan. Jika tidak, kami memiliki opsi lain," ujar Vadim Kornilov menambahkan.

Dalam dunia adu jotos dikenal dengan tradisi duel besar yang mempertemukan dua petinju top dunia seperti akhir pekan Cinco de Mayo (5 Mei) dan akhir pekan Hari Kemerdekaan Meksiko.

Oscar De La Hoya dan Floyd Mayweather Jr adalah dua petinju yang menjaga tradisi bertarung di pekan istimewa tersebut.

Setelah Mayweather pensiun, Alvarez melanjutkannya. Khusus untuk pekan Hari Kemerdekaan Meksiko, Alvarez pernah berhadapan dengan Liam Smith pada 17 September 2016.

Tradisi tersebut belanjut pada saat melawan Gennady Golovkin pada 16 September 2017 dan 15 September 2018.

Tahun 2019, Alvarez sejatinya memiliki rencana untuk bertarung pada bulan September. Namun negosiasi yang alot membuatnya memindahkan jadwal hingga akhirnya berhadapan dengan Sergey Kovalev pada November 2019.

Adapun kali terakhir Alvarez naik ring saat berhadapan dengan Billy Joe Saunders pada pekan Cinco de Mayo di AT&T Stadium, Arlington, 8 Mei 2021. Ketika itu, Alvarez meraih kemenangan untuk mendapatkan gelar juara WBO.

Baca juga: Canelo Alvarez atasi Callum Smith untuk satukan gelar menengah super

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Daud Yordan siapkan “kejutan” pada penampilan perdana (part 3)

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar