BI luncurkan Standar Nasional Open API Pembayaran

BI luncurkan Standar Nasional Open API Pembayaran

Tangkapan layar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam Peluncuran Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) dan Peluncuran Praresmi QRIS Antarnegara, di Jakarta, Selasa (17/8/2021). ANTARA/Youtube Bank Indonesia/pri.

Kita sedang menorehkan sejarah, tidak hanya untuk masa sekarang, juga untuk masa yang akan datang
Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) meluncurkan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) untuk menciptakan industri sistem pembayaran yang sehat, kompetitif, dan inovatif, sehingga dapat menyediakan layanan sistem pembayaran kepada masyarakat yang efisien, aman dan andal.

"Ini adalah kado indah yang kami berikan untuk merayakan kemerdekaan kita. Kami sajikan untuk masyarakat kita agar bisa lebih baik dan tentu saja untuk kemajuan industri dan kemajuan kita bersama," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Peluncuran Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) dan Peluncuran Praresmi QRIS Antarnegara, di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, SNAP akan menyatukan langkah, mengintegrasikan, dan mengkoneksikan berbagai pelayanan jasa sistem pembayaran yang dilakukan bagi kemajuan ekonomi Indonesia.

SNAP merupakan standar nasional yang ditetapkan BI atas seperangkat protokol dan instruksi yang memfasilitasi interkoneksi antaraplikasi secara terbuka dalam pemrosesan transaksi pembayaran.

Perry menyampaikan, insiatif yang dilakukan BI melalui SNAP merupakan bentuk sinergi inovasi digitalisasi untuk kemajuan negeri yang disusun bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dengan membentuk Working Group (WG) Nasional.

“Kita sedang menorehkan sejarah, tidak hanya untuk masa sekarang, juga untuk masa yang akan datang," ucap dia.

Menurut dia, implementasi SNAP merupakan salah satu tahapan penting dalam rangka mengakselerasi open banking di area sistem pembayaran.

Inisiatif tersebut merupakan tindak lanjut dari visi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 untuk terus mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional antara lain melalui inisiatif open banking.

Sejalan dengan praktik di beberapa negara, standardisasi Open API Pembayaran diharapkan akan mengurangi fragmentasi industri serta mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan di Indonesia.

Penyusunan SNAP didahului dengan penerbitan Consultative Paper Standar Open API Pembayaran oleh BI pada triwulan I-2020.

Baca juga: Gubernur BI: Pandemi meminta rakyat Indonesia bersama bangun negeri

Baca juga: Bank Indonesia dan Bank Sentral Thailand luncurkan QR lintas batas

Baca juga: BI sampaikan rencana anggaran tahun 2022 kepada DPR

 

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BI proyeksi transaksi bank digital tembus Rp48 ribu triliun di 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar