Batam (ANTARA News) - Pemerintah Kota Batam menjadikan pembacaan unggulan Festival Film Indonesia yang diadakan di Batam, 25-28 November 2010 sebagai ajang promosi tujuan wisata.

"FFI kami jadikan sarana promosi objek wisata Batam," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Batam Guntur Sakti, Kamis.

Ia mengatakan Pemkot Batam memilih beberapa lokasi wisata untuk rangkaian pelaksanaan FFI yang diselenggarakan di Batam dan Jakarta.

Ada tiga tempat utama yang dipilih untuk lokasi rangkaian FFI, yaitu Turi Beach, Regatta Accelence Ocarina dan Pulau Abang.

Turi Beach, yang berada di Kawasan Nongsa sengaja dipilih menjadi tempat lokakarya pembuatan film yang diikuti pemuda Batam.

"Kami sengaja memilih outdoor dengan pemandangan laut yang indah, agar tidak monoton," kata dia.

Lalu, pemutaran film yang masuk dalam nominasi(unggulan) FFI di Regatta Acellence. Selain penutaran film, atraksi seni budaya pameran bursa film dan bazar juga akan memeriahkan kegiatan di Regatta.

Selain itu, para seniman ibu kota juga akan melaksanakan bakti sosial di Pulau Abang.

"Para artis akan menanam terumbu karang di Pulau Abang," kata dia.

Siaran langsung acara tv nasional, Dahsyat, juga akan memeriahkan rangkaian FFI di Kawasan Wisata Terpadu Ocarina.

Sedangkan malam puncak nominasi FFI 2010 dilaksanakan Minggu (28/11) di Plaza Wisata Ocarina.

Sementara itu, sejumlah artis ibu kota direncanakan akan memeriahkan pawai keliling Kota Batam, menjelang malam nominasi FFI.

Sejumlah seniman juga akan melakukan parade di enam mal yaitu Nagoya Hill, Batam City Square, Mega Mall Batam Centre, Panbil Mal dan Harbour Bay Mal.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film Kementerian Budaya dan Pariwisata Cecep Suparman mengatakan malam nominasi sengaja diadakan di Batam karena Batam memiliki potensi budaya yang tinggi.

"Rencananya, malam penganugerahan juga akan dilaksanakan di Batam, namun tidak jadi," kata dia tanpa menyebut alasan pembatalan itu.

Ia mengatakan sesungguhya Kota Batam siap untuk menjadi tuan rumah berbagai acara nasional.

Senada dengan Cecep, Ketua Komite Film Indonesia Niniek L Karim mengatakan jatuh cinta dengan Turi Beach karena dapat memberikan energi positif.

"Saya senang karena FFI bisa dilaksanakan di Batam," kata dia.(*)

(T.Y011/A013/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010