Banda Aceh (ANTARA News) - Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar memperoleh penghargaan Pramuka Asean, yakni Anugerah Gemilang Presiden yang akan disematkan oleh Ketua Gerakan Pramuka Kerajaan Malaysia Dato` Kaharuddin.

"Penyematan penghargaan Pramuka Asean itu akan dilakukan bersamaan dengan pembukaan Perkemahan Budaya Serumpun di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat," kata Muhammad Nazar melalui surat elektronik (e-mail) yang diterima ANTARA di Banda Aceh, Selasa malam.

Anugerah Gemilang Presiden adalah penghargaan Pramuka tertinggi dalam gerakan Pramuka Nasional Malasyia.

Perkemahan Budaya Serumpun diselenggarakan bersama Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka Indonesia, Kerajaan Malasyia dan Brunei Darussalam di Sambas, Kalimantan Barat, pada 15 sampai 18 Desember 2010, dan dijadwalkan dibuka Menkokesra RI Agung Laksono.

Perkemahan tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta dari Indonesia, Malasyia dan Brunei Darussalam.

Muhammad Nazar yang juga Ketua Kwarda Pramuka Aceh menyebutkan pihaknya terus berusaha serius agar semua program pembangunan maupun organisasi yang dipimpinnya dapat berhasil baik, bermanfaat, menyejahterakan dan tidak menjadi beban penderitaan masyarakat.

"Bahwa Presiden, lembaga pemerintah atau non pemerintah memberikan penghargaan kepada saya atau Pemerintah Aceh, tentu saya hargai dan terima sebagai penambah semangat serta cambuk sebagai salah seorang pemimpin di Aceh," katanya.

Menurut dia, keberhasilan Pemerintah Aceh berarti keberhasilan seluruh masyarakat di provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu.

"Bagi saya, konsep memimpin itu sama seperti beribadah. Artinya mencari keridhaan dan kecintaan Allah SWT. Bahwa dalam karya-karya atau kegiatan ibadah mendapat pahala atau surga, itu berarti kecintaan dan keridhaan dari Allah," kata Muhammad Nazar. (A042/K004)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010