Sulsel peringkat satu daftar tunggu haji di Indonesia

Sulsel peringkat satu daftar tunggu haji di Indonesia

Anggota Komisi VIII DPR Syamsu Niang saat memberikan sambutan pada kegiatan Jamarah yang diadakan Kemenag Sulsel, Selasa (21/9/2021). ANTARA/HO/Kemenag Sulsel

"Animo masyarakat untuk berhaji tetap tinggi, meskipun pandemi COVID-19, banyak warga tetap melakukan penyetoran haji,"
Makassar (ANTARA) - Daftar tunggu jamaah calon haji (JCH) di Sulawesi Selatan menempati urutan pertama terbanyak di Indonesia yakni hingga 33 tahun setelah dua tahun tidak memberangkatkan JCH karena pandemi COVID-19.

Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid di Makassar, Selasa mengatakan daftar tunggu JCH bertambah setelah dua tahun absen memberangkatkan calon haji karena pandemi global.

"Animo masyarakat untuk berhaji tetap tinggi, meskipun pandemi COVID-19, banyak warga tetap melakukan penyetoran haji," ujarnya.

Ali Yafid dalam sambutannya pada kegiatan Jagong Masalah Umrah dan Haji (Jamarah) yang menghadirkan anggota Komisi VIII DPR RI Samsu Niang, Plt Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Khorizi Daris dan Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni menyampaikan beberapa perkembangan pelaksanaan haji dan umrah.

Dalam laporannya Ali Yafid menyampaikan kalau kegiatan Jamarah ini merupakan program disiminasi atau proses penyebaran inovasi yang direncanakan.

Juga diarahkan dan dikelola oleh Kemenag bersama pemangku kepentingan terkait khususnya menyangkut masalah seputar kebijakan haji dan umrah.

Karenanya, peserta yang dihadirkan selain jajaran penyelenggara haji dan ymrah Kanwil dan Kemenag Kabupaten Kota di Sulsel, juga para tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan ormas keagamaan.

Beberapa mitra kementerian agama di bidang haji dan umrah seperti para assosiasi penyelenggara haji dan umrah khusus, kelompok bimbingan ubadah haji dan umrah, majelis raklim dan masyarakat, agar informasi yang benar dan valid seputar haji dan umrah ini bisa lebih tersebar meluas dan merata.

Lebih jauh, mantan Kakankemenag Kabupaten Bulukumba ini menyatakan, bahwa pascapembatalan atau penundaan pelaksanaan haji dan umrah selama hampir 2 tahun akibat Pandemi Global COVID-19 yakni di tahun 2020 dan 2021, yang otomatis juga menambah jumlah waitinglist daftar tunggu bagi calon jamaah haji.

Meski terjadi pandemi, kata Ali, tidak menyurutkan niat dan tekad kuat masyarakat Sulsel untuk berangkat ke tanah suci. Saat ini jumlah pendaftar haji di Sulawesi Selatan per tanggal 21 September 2021 pukul 13.00 Wita sebanyak 237.620 orang.

"Bila dihitung kuota haji untuk Sulsel per tahun sebanyak 7.272 untuk kuota normal terakhir tahun 2019, maka estimasi lama menunggu calon jamaah haji di Sulsel rata-rata 33 tahun. Sulsel masih menduduki peringkat pertama di Indonesia sebagai provinsi dengan waiting list terbanyak," terangnya.
Baca juga: Kemenag minta calon jamaah haji proaktif dalam program vaksinasi
Baca juga: Kemenkes ingatkan calon jamaah haji penuhi persyaratan vaksinasi
Baca juga: Lama antrean calon haji di Makassar kini 39 tahun

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar