Pengajuan PKPU merupakan langkah terbaik yang dapat diambil untuk memastikan keberlangsungan operasi perusahaan di masa mendatang
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan, maskapai penerbangan Mandala Airlines stop operasi sementara mulai 13 Januari 2011 karena terlilit masalah keuangan.

"Laporan direksi Mandala secara lisan kemarin, dan hari ini (12/1) saya terima secara tertulis. Mereka meminta izin untuk stop operasi sementara mulai besok (13/1)," kata Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhungan, Herry Bakti S Gumay saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Menurut Herry, permintaan tersebut disampaikan Mandala untuk konsentrasi menyelesaikan persoalan keuangan perusahaan yang beberapa bulan ini mengalami krisis keuangan."Terutama terkait dengan kewajiban membayar sewa kepada para `lessor` pesawatnya," katanya.

Namun, sampai kapan penghentian operasi tersebut, tergantung kesiapan Mandala untuk beroperasi kembali.

Untuk itu, lanjutnya, Mandala harus tetap menyelesaikan kewajibannya kepada para pelanggannya, terutama kepada mereka yang terlanjur membeli tiket dan sebagainya.

"Mandala tetap harus selesaikan kewajiban kepada para pelanggannya," katanya.

Namun, Herry belum memastikan seberapa parah kondisi keuangan maskapai itu. "Apakah arus kasnya negatif atau tidak, saya belum tahu, termasuk berapa total kewajiban kepada para lessor pesawatnya," katanya.

Herry menambahkan, pihaknya menyambut baik langkah manajemen Mandala yang mengajukan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Sekretaris Perusahaan Mandala Airlines Nurmaria Sarona mengatakan dihubungi terpisah membenarkan, rencana itu dan mengatakan pengajuan penundaan pembayaran utang ini merupakan jalan terbaik jika perusahaan ingin terus beroperasi.

"Pengajuan PKPU merupakan langkah terbaik yang dapat diambil untuk memastikan keberlangsungan operasi perusahaan di masa mendatang," ujar Nurmaria.

Dikatakan Murmaria, perseroan membutuhkan dana yang cukup untuk melakukan restrukturisasi agar dapat memiliki posisi, serta untuk membangun merek yang jelas sehingga memperkokoh operasional perusahaan.

Herry mencatat, sebelum berhenti, Mandala hanya mengoperasikan lima pesawat.

Pada pertengahan 2010 lalu Mandala Airlines menambah rute regionalnya dengan membuka rute Jakarta-Singapura dan Balikpapan-Singapura pulang pergi.

Untuk melayani peningkatan penumpang, Mandala sudah berencana memperkuat armadanya dengan 25 pesawat baru dari Airbus.(*)
(T.E008/S006/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011