Thiruvanathapuram, India (ANTARA News/AFP) - Enampuluh-empat peziarah tewas dan 75 orang cedera dalam desak-desakan di sebuah tempat suci Hindu di India selatan, Jumat, kata seorang pejabat negara bagian kepada AFP melalui telepon.

"Enampuluh-empat mayat telah ditemukan dari lokasi musibah. Tujuhpuluh-lima orang dirawat di rumah sakit karena luka-luka mereka. Sebagian besar dari mereka berada di tiga rumah sakit," kata Kodiuyeri Balakrishnan, menteri dalam negeri di negara bagian Kerala, India selatan.

Televisi NDTV melaporkan bahwa para peziarah mulai kacau berdesak-desakan setelah kecelakaan bis.

Musibah itu terjadi Jumat malam di sebuah daerah pegunungan terpencil selama peziarahan di tempat suci Hindu Sabarimala yang setiap tahun dikunjungi tiga hingga empat juta orang.

"Desak-desakan itu disulut oleh kecelakaan bis," kata Rahul Eashwar, seorang juru bicara Sabarmala Trust, kepada NDTV.

Kakacauan berdesakan pada acara umum biasa terjadi di India ketika sejumlah besar orang berada di daerah-daerah padat. Kepanikan bisa meluas dengan cepat dan akibatnya seringkali mematikan karena aturan keamanan yang minim.

Pada Maret tahun lalu, polisi di negara bagian Uttar Pradesh, India utara, menyalahkan minimnya aturan keselamatan atas kematian 63 orang -- semuanya wanita dan anak-anak -- dalam desak-desakan di luar sebuah kuil Hindu.

Sedikitnya 10 orang lagi tewas dalam kekacauan serupa di sebuah kuil di negara bagian Bihar pada Oktober. (M014/K004)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2011