Makassar (ANTARA News) - Hujan deras disertai angin puting beliung yang melanda Kota Makassar sejak dua hari terakhir ini telah merusak 290 rumah.

Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur usai meninjau sejumlah rumah rusak di Makassar, Senin, mengatakan bahwa hantaman angin puting beliung itu tersebar di 14 titik di Makassar.

"Badai angin puting beliung telah merusak rumah-rumah warga sejak dua hari terakhir ini akibat curah hujan sangat tinggi, bahkan banjir juga terjadi dibeberapa titik," ujar Supomo didampingi Kepala Dinas Sosial Makassar Ibrahim Saleh.

14 titik yang mengalami bencana banjir terdapat di delapan kelurahan. Dari pantauan, kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Tallo, bahkan di tempat tersebut, terdapat rumah yang hancur akibat tertimpah pohon tumbang.

Sedangkan data yang di peroleh dari PMI Makassar, sebanyak 63 rumah yang rusak di Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo. Empat di antaranya mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang serta 18 unit rumah atapnya rusak.

Di Kelurahan Rappokalling, terdapat 35 rumah yang mengalami kerusakan, sembilan diantaranya mengalami rusak parah.

Sementara itu, di kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, tidak kurang 70 rumah mengalami kerusakan baik rusak ringan maupun rusak sedang.

Supomo yang meninjau lokasi bencana, mengatakan bahwa untuk sementara pihaknya telah mendistribusikan logistik bahan makanan kepada para korban

"Kami juga tengah mendata jumlah kerusakan untuk selanjutnya di laporkan ke wali kota, serta Gubernur Sulawesi Selatan untuk segera memberi bantuan," ujarnya.

Selain data rumah yang rusak akibat hantaman puting beliung, Dinas Sosial juga telah melakukan pendataan berdasarkan jumlah kepala keluarga. Sebanyak 405 KK korban bencana, 95 KK rumah mengalami rusak berat, 192 rusak ringan dan 118 yang rusak sedang.

(KR-MH/S016/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011