Surabaya (ANTARA News) - Warga Negara Asing asal Syria berinisial YSF ditahan aparat Polsek Gayungan, setelah menggendam seseorang di sebuah mal "City of Tomorrow" Surabaya, Jawa Timur.

Ia tertangkap tangan memperdayai seorang penjaga toko yang menjual "Play Station Portable" (PSP). Akibatnya, YSF harus diperiksa penyidik dan mendekam di tahanan.

"Modusnya dengan cara digendam. Korban tanpa sadar menyerahkan PSP kepada YSF setelah pundak ditepuknya. Saat pelaku pergi, baru korban sadar dan meminta satpam mengejarnya," ujar Kapolsek Gayungan Komisaris Polisi Husein Abu Bakar kepada wartawan di Mapolsek, Jalan Gayungsari, Surabaya, Selasa.

Ketika berhasil dikejar, pelaku yang berusia 42 tahun itu sempat membantah dan menyangkal telah membawa kabur sebuah PSP. Namun setelah digeledah, petugas menemukannya dan segera membawanya ke kantor polisi.

Ketika beraksi, YSF tidak sendirian. Ia bersama seorang wanita SKN (28), warga Jatinegara, Jakarta. Ketika beraksi, keduanya berpura-pura membeli dan memperdayai penjaga toko.

Di hadapan polisi, kedua tersangka mengaku baru pertama kali ini melakukan perbuatannya di Surabaya. Dikatakan Husein, pelaku hanya bermain-main di Surabaya dan menginap di sebuah hotel kawasan Jalan Gunung Sari.

Disinggung apakah kedua pelaku termasuk komplotan penggendam yang kerap beraksi di beberapa kota, Husein belum bisa memastikannya dan masih mendalami kasus ini.

"Masih kami lakukan pemeriksaan secara intensif, dan pasti kasusnya akan kami kembangkan," tutur Husein sembari mengaku akan melaporkan penangkapan ini ke Kedubes Syiria di Jakarta.

(KR-MSW/C004/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011