Review

Samsung Galaxy Buds 2, kecil dan ringkas untuk sehari-hari

Oleh Natisha Andarningtyas

Samsung Galaxy Buds 2, kecil dan ringkas untuk sehari-hari

Samsung Galaxy Buds 2. ANTARA/Natisha Andarningtyas.

Jakarta (ANTARA) - Earphone nirkabel generasi terbaru dai Samsung ini menawarkan kemudahan ketika harus berurusan dengan mendengarkan audio dalam kegiatan sehari-hari.

Galaxy Buds 2 dikemas dalam bentuk yang kecil dan ringkas sehingga mudah digunakan dan dibawa.

Berikut ini pengalaman ANTARA menggunakan Galaxy Buds 2 selama beberapa pekan belakangan.

Bentuk

Samsung merancang kotak yang bisa dibuka secara mendatar untuk lini earbuds mereka. Dari luar, tampilan kotak Galaxy Buds 2 sekilas mirip dengan Galaxy Buds Pro, sama-sama berbentuk segi empat.

Tapi, jika dilihat lebih dekat, perbedaannya cukup mencolok, Galaxy Buds generasi kedua tidak mengkilap seperti versi Pro.

Jika masih bingung membedakannya, pada bagian depan Galaxy Buds 2 tidak ada tulisan "Sound by AKG. Samsung memindahkan tulisan itu ke bagian dalam.

ANTARA menggunakan Galaxy Buds 2 warna putih, entah mengapa warnanya mengingatkan pada gawai keluaran Apple.

Samsung menggunakan sentuhan akhir antigores untuk bodi casing, selama hampir satu bulan pemakaian tanpa pelindung tambahan, tidak ada goresan. Jika pengguna adalah penyuka kebersihan, mungkin agak sedikit risih menggunakan warna putih, yang membuat debu terlihat jelas menempel di casing.

Tampilan kotak, yang juga berfungsi sebagai pengisi daya, mengesankan licin, namun, sebenarnya ketika digenggam, tidak demikian. Casing itu memiliki ukuran yang padat, namun, nyaman digenggam, yaitu 50,2 x 50 x 27,88 milimeter, sementara bobotnya 41,2 gram.

Bukaan mendatar membuat kotak ini cukup mudah untuk dibuka hanya dengan satu tangan.

Sementara itu, setiap earbud berukuran 17 x 20,9 x 21,1 milimeter dan bobot 5 gram.
Samsung Galaxy Buds 2. (ANTARA/Natisha Andarningtyas)


Terasa kurang adil membandingkan Galaxy Buds 2 dengan versi Galaxy Buds Pro, namun, mengingat keduanya beredar di Indonesia pada tahun yang sama, rasanya bisa memberikan gambaran yang lebih jelas soal gawai terbaru ini.

Ukuran earbuds Galaxy Buds 2 lebih ramping dan ringan dibandingkan versi Pro yang meluncur awal tahun ini.

Samsung masih mempertahankan rancangan bud tanpa batang (stem). Ujung Galaxy Buds 2 jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan versi Pro.

Perbedaan rancangan ini juga menyebabkan Galaxy Buds 2 lebih mudah disematkan ke telinga dan terasa lebih stabil.

Samsung memberikan dua karet tambahan untuk ujung earbuds (eartip) sehingga ada tiga ukuran berbeda. Pengguna bisa memilih eartip mana yang paling sesuai agar Galaxy Buds 2 bisa menempel dengan nyaman pada telinga.
 
Samsung Galaxy Buds 2. (ANTARA/Natisha Andarningtyas)


Fitur dan performa

Galaxy Buds 2 sangat mudah tersambung dengan ponsel, pengguna tentu harus memasang aplikasi Galaxy Wearable di ponsel untuk menggunakan earbuds ini.

Untuk menyambungkan gawai ini, cukup buka penutup Galaxy Buds 2 dan biarkan ponsel dalam posisi siaga. Dalam beberapa detik, akan ada permintaan untuk menyambungkan ke earbuds. Setelah mengetuk "connect" atau sambungkan, ponsel secara otomatis akan mneyalakan Bluetooth.

Sambungan otomatis ini juga berlaku untuk laptop, ANTARA menggunakan MacBook dengan sistem operasi Big Sur. Earbuds akan tersambung otomatis selama Bluetooth di laptop sudah menyala sebelum membuka casing Galaxy Buds 2.

Samsung memberikan fitur untuk memastikan apakah earbuds sudah terpasang dengan benar. Pada aplikasi Galaxy Wearable, pilih "Tips and User Manual" kemudian ketuk "Test Fit".

Lewat tes itu, akan terlihat jika earbuds belum terpasang dengan benar.

Galaxy Buds 2 menggunakan pengeras suara dinamis dua arah berupa woofer dan tweeter, serta tiga mikrofon.

Sama seperti versi sebelumnya, terdapat enam equalizer berupa normal, bass boost, soft, dynamic, clear dan treble boost.

Setelan utama equalizer saat dinyalakan berada pada normal, terbilang memuaskan. Pengguna cukup menyesuaikan equalizer sesuai dengan selera telinga masing-masing, misalnya menggunakan mode "clear" ketika mendengar lagu akustik agar terdengar lebih jernih.

Setiap earbuds dilengkapi dengan drive agar bisa mengaktifkan berbagai fungsi saat disentuh. Setiap ketukan akan menyalakan fungsi yang berbeda, satu ketukan pada earbuds kanan atau kiri untuk mematikan atau menyalakan lagu, dua ketuk untuk maju ke lagu berikutnya dan tiga ketukan mundur ke satu lagu sebelumnya.

Selain itu, Galaxy Buds 2 juga dilengkapi dengan fitur sentuh dan tahan (touch and hold), pengguna bisa mengatur masing-masing earbuds untuk mengaktifkan fungsi tertentu, seperti menambah atau mengurangi volume suara.

Kekurangannya, pengguna harus benar-benar mengingat fungsi masing-masing ketukan agar tidak salah mengaktifkan fitur. Selain itu, ketika digunakan sambil rebahan, telinga mungkin tidak sengaja menyentuh earbuds sehingga lagu otomatis berhenti atau volume tiba-tiba naik.

Samsung memberikan pengaturan kebisingan Ambient dan Active Noise Cancelling (ANC). Pada mode Ambient, pengguna akan mendengar suara seperti angin dan bisa mendengar jelas suara di sekitar.

Sementara pada mode ANC, suara sekitar akan teredam, namun, tidak berarti sama sekali tidak terdengar. ANTARA masih bisa mendengar suara seperti pintu terbuka selama menggunakan mode ANC.

Menurut Samsung, fitur ini bisa meredam 98 persen suara latar.

Ketika menelepon, Galaxy Buds 2 bisa beralih otomatis ke fitur Ambient supaya pengguna bisa mendengar lebih jelas suaranya sendiri. Fitur ini bisa dimatikan lewat aplikasi Galaxy Wearable.
​​​​​​​
Samsung Galaxy Buds 2. (ANTARA/Natisha Andarningtyas)

Baterai
Ketahanan baterai Galaxy Buds 2 sangat boleh diadu, casing bisa bertahan sekitar satu minggu dalam satu kali pengisian daya jika earbuds hanya digunakan 1-3 jam dalam sehari.

ANTARA membutuhkan waktu 2 jam mengisi daya baterai Galaxy Buds 2 denga kabel USB Type C yang dikemas di dalam kardus, dari posisi 0 menjadi penuh 100 persen.

Konsumsi baterai saat menggunakan mode ANC maupun Ambient sama. Ketika digunakan menonton film selama satu jam, kedua mode itu menghabiskan daya 19 persen.

Meski pun selalu digunakan bersamaan, ada kalanya daya yang tersisa pada setiap earbuds bisa berbeda. Ketika salah satu earbuds mati karena kehabisan daya, pasangannya masih bisa menyala.
Samsung Galaxy Buds 2. (ANTARA/Natisha Andarningtyas)


Kesimpulan

Galaxy Buds 2 menawarkan paket lengkap untuk pemakaian sehari-hari, baik untuk keperluan bekerja maupuan hiburan. Nilai plus untuk tambahan eartips yang dibundel dalam kardus sehingga pengguna bisa menyesuaikan eartips agar tidak mudah jatuh.

Kekurangannya, sangat disayangkan Samsung belum mengemas kabel USB Type C to C untuk Galaxy Buds 2, mengingat ponsel Samsung hingga harga yang murah sudah menggunakan kabel C to C.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Galaxy Buds 2 menawarkan earbuds yang ringkas dan nyaman untuk penggunaan sehari-hari, ditambah harga yang cukup terjangkau yaitu Rp1.799.000.

Baca juga: Spesifikasi seri Galaxy Watch 4 dan Galaxy Buds 2

Baca juga: Galaxy Buds 2 pakai cara baru untuk pairing ke ponsel

Baca juga: Review - Samsung Galaxy Buds Pro, lebih pintar dari pendahulunya

Oleh Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar