DPD Partai Golkar Jakarta gelar vaksinasi massal dosis dua

DPD Partai Golkar Jakarta gelar vaksinasi massal dosis dua

Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar memberikan sambutan saat gelaran vaksinasi massal dosis dua di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Jalan Pegangsaan Barat Nomor 4, Jakarta Pusat, Sabtu (2/10/2021). ANTARA/HO-Golkar DKI.

Jakarta (ANTARA) - Pengurus DPD Partai Golkar DKI Jakarta menggelar vaksinasi massal dosis dua guna mempercepat terbentuk kekebalan komunal (herd immunity) bagi warga Ibu Kota.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari vaksinasi pada September yang telah berhasil melakukan vaksinasi kepada 3.600 orang.
​​​
Baca juga: Golkar DKI gelar vaksinasi massal di Cilandak pada Rabu (25/8)

"Untuk periode kedua ini, ada tambahan vaksin Moderna untuk melengkapi vaksin Sinovac dan AstraZeneca yang dilakukan dalam vaksinasi sebelumnya," kata Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Sesuai panduan dari Kementerian Kesehatan, Vaksin jenis Moderna diberikan untuk warga berusia di atas 18 tahun dan ibu hamil. Sedangkan vaksin Sinovac dan AstraZeneca dapat diberikan kepada anak usia 12-17 tahun, ibu hamil dan menyusui, serta lanjut usia.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah kami siapkan. Jika tidak ada aral melintang, ada 6.000 warga Jakarta yang akan tervaksinasi mulai September hingga akhir Oktober nanti,” ujar Zaki.

Zaki juga meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Jalan Pegangsaan Barat Nomor 4, Jakarta Pusat yang digelar setiap Sabtu dan Minggu hingga akhir Oktober. Untuk pelaksanaan Sabtu-Minggu kemarin terdaftar sebanyak 800 warga.

“Pasokan vaksin dari Puskesmas Menteng Jakarta Pusat lebih dari cukup. Karena hingga Desember ditargetkan 1 juta warga Jakarta yang sudah divaksin. Ini tentu harus melibatkan semua pihak termasuk Pemprov DKI Jakarta, partai politik dan semua stakeholder lainnya,” ujarnya.

Vito, tim pelaksana vaksinasi DPD Partai Golkar DKI Jakarta, menjelaskan bahwa program vaksinasi ini terbuka untuk umum. Tidak hanya warga Jakarta, namun masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, baik dosis pertama maupun dosis kedua. Dengan catatan, melengkapi data-data seperti fotokopi KTP, maupun surat keterangan telah mendapat vaksin ataupun yang belum.
​​​
Baca juga: Pemkot Jaksel apresiasi inisiatif tes antigen gratis pada pemudik

"Kegiatan vaksinasi ini memang kami pusatkan di kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta. Hal ini untuk membantu Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat dan juga siswa-siswa sekolah,” ujarnya.

Menurut Vito, pelaksanaan vaksinasi pada Sabtu dan Minggu hingga akhir Oktober terbilang efektif dan efisien. Banyak warga yang berdatangan sejak pagi ke kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta untuk mendaftar dan siap divaksin. Bahkan untuk Sabtu dan Minggu berikutnya juga sudah banyak warga yang mendaftar.

“Antusias warga sangat positif. Kami yakin, herd immunity bagi warga akan cepat tercapai. Selama Pemprov DKI Jakarta menyediakan vaksinnya, kami siap melaksanakannya di lapangan bahkan hingga akhir tahun ini,” ujarnya.

Dijelaskan Vito, warga sejak pagi berbondong-bondong mendatangi Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta dan menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, mencuci tangan atau memakai handsanitizer hingga pemeriksaan suhu sebelum pelaksanaan vaksin. Terlihat juga anak-anak dan ibu hamil hingga usia lanjut. Mereka tampak bersemangat dan gembira mengikuti kegiatan vaksinasi ini.

Petugas kesehatan dari Puskesmas Menteng juga tampak melayani warga dengan antusias dan tak kenal lelah dengan pakaian APD dan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: DKI sepekan, vaksinasi remaja hingga dokumen klarifikasi Formula E

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jakarta mulai vaksinasi COVID-19 penderita autoimun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar