PON Papua

Crosser muda tuan rumah boyong emas motorcross 125cc beregu PON Papua

Crosser muda tuan rumah boyong emas motorcross 125cc beregu PON Papua

Ilustrasi - Balapan motorcross kelas 125cc beregu PON Papua di Sirkuit Tanah Miring, Merauke, Papua. ANTARA/Aditya E.S. Wicaksono.

Merauke (ANTARA) - Tuan rumah menambah satu medali emas dari cabang bermotor nomor motorcross kelas 125cc beregu PON Papua di Sirkuit Tanah Miring, Merauke, Sabtu.

Tandem tim Papua-A, Nakami Vidi Makarim dan Akbar Aureliansyah Lubis mengumpulkan akumulasi poin terkecil dengan finis P1 dan P4 atau total lima poin demi mengalahkan tim Papua Barat yang harus puas dengan medali perak ketika I Kadek Kompyang Fajar dan Nuzul Ramzidan finis P5 dan P6.

Medali perunggu kelas beregu untuk pebalap berusia 13-17 tahun itu dibawa pulang tim DKI Jakarta berkat penampilan M.Arsenio Algifari dan Racha Prabu Ferdiansyah yang mengumpulkan 12 poin dengan finis P3 dan P9.

Nakami, yang berasal dari Nusa Tenggara Barat, telah menunjukkan kecepatannya sejak memuncaki catatan waktu kualifikasi pada Jumat dan tampil dominan di balapan sepanjang 20 menit + dua putaran itu dengan finis 11,551 detik di depan Ananda Rigi Aditya asal Jawa Timur.

Baca juga: Jadwal motorcross PON Papua: empat emas terakhir jadi rebutan

Rekan satu timnya, Aurel sempat terjatuh di lap pembuka sehingga Nakami harus tampil menekan sejak awal demi menekan ke depan.

"Otomatis saya harus kejar ke depan dari P5 atau P4, mengejar terus sampai terdepan, nanti Aurel mengejar dari posisi belakang," kata Nakami.

"Tetapi alhamdulillah senang sekali bisa mencetak sejarah di dunia motorcross," kata dia setelah menjadi juara di PON pertamanya sekaligus dalam debut motorcross di pesta olahraga empat tahunan itu.

Empat set medali emas diperebutkan di nomor motorcross yang mempertandingkan empat kelas yaitu 125cc perorangan, 125cc beregu, 250cc perorangan dan 250cc beregu.

Kelas 125cc diikuti oleh pebalap berusia 13-17 tahun yang dibekali motor KTM SX 125 sedangkan kelas 250cc untuk pebalap di atas 17 tahun, menggunakan motor KTM SX 250. Seluruh motor yang digunakan disediakan panitia PON.

Sebelumnya, tim Papua telah memboyong tiga medali emas dari nomor roadrace yang dipertandingkan pada Rabu, sedangkan NTB mencuri satu medali emas di trek aspal sirkuit kebanggaan Merauke itu.

Papua mendapat keuntungan berstatus tuan rumah dengan menurunkan dua tim dan tak akan menyia-nyiakan peluang itu ketika mereka melibas trek motorcross Tanah Miring.

Baca juga: Tuan rumah dominasi perolehan medali emas roadrace PON Papua
Baca juga: Dua atlet motor cross Sumbar targetkan medali di PON Papua

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar