Artikel

Gempita arek Jatim dukung PON di Tanah Papua

Oleh Fiqih Arfani

Gempita arek Jatim dukung PON di Tanah Papua

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyapa pendukung Jawa Timur di tribun venue salah satu cabang olahraga di PON XX Papua beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim/am.

Surabaya (ANTARA) - "Di sini Jatim.. Di sana Papua.. Di mana-mana kita saudara... Di sini Jatim.. Di sana Papua.. Di mana-mana kita saudara..."

Demikian gegap gempita suporter Jawa Timur mengubah syair tembang "...disini senang, disana senang..." dan menggema di berbagai tribun penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Salah satunya di Gelanggang Olahraga (GOR) Koya Koso, Kota Jayapura.

GOR yang terletak di atas perbukitan itu merupakan lokasi digelarnya cabang olahraga voli indoor dan voli pasir.

Cak Tessy, dirigen suporter, dengan membawa pelantang suara berdiri terdepan seraya mengangkat tangan ke atas lalu melambai ke kanan dan ke kiri. Sekali komando, puluhan hingga belasan suporter berkaos hijau-hijau itu menirukannya.

"Di sini kami selalu mendukungmu..... Di mana kau berada, di situ kami ada..." begitu penggalan nyanyian pembakar semangat untuk tim Jatim yang berlaga di lapangan.

Dukungan sorak-sorai penonton dari tribun memang sangat dibutuhkan. Dengan nyanyian, lalu nama atlet dielu-elukan dan dimotivasi, membuat semangat di lapangan berlipat.

Terbukti, saat final voli pasir tim putra yang mempertemukan Jawa Timur (Jatim)-1 melawan Nusa Tenggara Barat (NTB)-1 pada Senin, 11 Oktober 2021.

Sempat menang di set pertama, Tim Jatim-1 yang diperkuat Mohammad Ashfiya/Rendy Verdian Licardo kalah di set kedua. Saat itu, suporter Jatim tak berhenti bernyanyi. Tabuhan drum dan kompaknya yel-yel membuat atlet Jatim tampil menggila di set penentuan. Jatim menang dan membawa pulang medali emas.

Baca juga: Jatim siap gagalkan upaya NTB kawinkan emas voli pasir
Baca juga: Tim putra Jatim-1 kalahkan NTB untuk rebut medali emas voli pasir

"Suporter sangat berpengaruh bagi perjuangan atlet di lapangan. Kami terima kasih karena mereka datang dan mendukung langsung jauh-jauh dari Jawa Timur," ujar Pelatih Voli Pasir Jatim Andy Ardiansyah.

Saat itu, Jatim-1 menang dengan skor 2-1 atas NTB-1, masing-masing angkanya 21-17, 22-24, dan 15-9.

Tim Jatim-1 yang diperkuat Mohammad Ashfiya/Rendy Verdian Licardo tampil dominan di set awal dan meninggalkan lawannya sejak unggul 17-14. Dengan ketenangan keduanya, Jatim-1 menang 21-17.

Pada set kedua, sebenarnya Jatim-1 tetap menguasai pertandingan. Bahkan, sempat leading 20-18 dan menyisakan satu angka saja untuk meraih emas.

Tapi, NTB-1 yang juga tampil ngotot tak ingin kalah begitu saja. Pasangan Danangsyah/Tio Kesuma Sentosa mampu menyamakan kedudukan, sehingga memaksa deuce. Set kedua dimenangkan NTB-1.

Di set penentuan, Jatim-1 kembali mendominasi. Sejak awal set sudah memimpin 3-0 dan angka dengan selisih cukup jauh terus terjadi. Antara lain 9-4, lalu 11-7. Jatim akhirnya mengunci kemenangan di skor 15-9.

Baca juga: KONI Jatim apresiasi Forkopimda dukung langsung atlet di Jayapura

Selanjutnya : pesan gubernur

Oleh Fiqih Arfani
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar