Anggota MPR: Nilai-nilai kebangsaan jangan hanya sekadar jargon

Anggota MPR: Nilai-nilai kebangsaan jangan hanya sekadar jargon

Anggota MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz. (ANTARA/HO-MPR)

Jakarta (ANTARA) - Anggota MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengharapkan penanaman nilai-nilai kebangsaan dalam program Empat Pilar MPR tidak hanya sekadar jargon, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya kira kita sudah melewati bangku sekolah yang mengajarkan Pancasila. Maka saatnya untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Neng Eem dalam Bincang Kebangsaan di Bogor, Sabtu.

Kegiatan Bincang Kebangsaan ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan Biro Humas dan Sistem Informasi MPR RI.

Sekretaris Fraksi PKB MPR RI ini mendukung kegiatan Bincang Kebangsaan dari Biro Humas MPR karena dengan kegiatan ini bangsa dan negara Indonesia menjadi lebih baik terutama tetap menanamkan nilai-nilai Empat Pilar (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di bumi Nusantara.

Baca juga: MPR dorong RUU Bank Makanan masuk Prolegnas Prioritas 2022
Baca juga: MPR: Pro-kontra pengangkatan Dewan Pengarah BRIN tidak perlu terjadi
Baca juga: Ketua MPR minta masyarakat tidak takut simpan uang di bank


"Melalui sahabat kebangsaan kita menumbuhkan rasa kecintaan pada NKRI. Sahabat kebangsaan agar memberikan inspirasi kepada masyarakat di Kota Bogor untuk senantiasa melaksanakan, menjalankan, dan mengimplementasikan Pancasila," ujar Neng Eem dalam siaran persnya.

Selain itu, juga menularkannya kepada generasi muda, kepada anak-anak, sahabat dan teman-teman agar bangsa ini tetap kondusif dan aman.

"Ini tidak lepas dari peran sahabat kebangsaan," ucapnya.

Neng Eem memberi contoh pada waktu lalu kota Bogor dikenal dengan sarangnya paham-paham keagamaan yang menyimpang.

Banyak orang yang terpengaruh paham keagamaan yang menyimpang seperti keinginan mendirikan negara Islam dan sebagainya.

"Di sinilah pentingnya keberadaan sahabat kebangsaan yang lebih mengedepankan kebangsaan," tuturnya.

Menurut Neng Eem, masyarakat Indonesia tidak mungkin bisa menjalankan ibadah dengan aman, berdakwah dengan damai, mendidik anak-anak dengan baik, dan menjalankan kegiatan ekonomi dengan lancar kalau Indonesia tidak aman dan kondusif.

"Agar bisa aman dan kondusif maka kita harus menuntaskan masalah kenegaraan dan kebangsaaan yang menjadi pondasi utama," paparnya.

Untuk menuntaskan masalah kebangsaan dan kenegaraan kota, maka Empat Pilar MPR harus dipertahankan.

"Aturan-aturan kenegaraan harus diikuti, dijalankan, diajarkan ke anak-anak dan generasi selanjutnya," imbuhnya.

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Buruh se-Jabodetabek sampaikan 4 tuntutan kepada DPR

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar