Kabar terkini pandemi COVID-19 dunia

Kabar terkini pandemi COVID-19 dunia

Ilustrasi - Petugas memperlihatkan vaksin Moderna di Kota Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (23/8/2021). ANTARA FOTO/Stenly/YU/aww.

Jakarta (ANTARA) - Berikut ini adalah kabar terbaru tentang pandemi COVID-19 dari berbagai belahan dunia.

Asia-Pasifik

* Wabah baru COVID-19 telah mendorong sejumlah wilayah di China untuk meningkatkan pembatasan pergerakan. Di ibu kota Beijing, beberapa kawasan ditutup.

* Presiden Sri Lanka memerintahkan pelayan publik dan pelaku wisata untuk mendapatkan dosis ketiga vaksin COVID-19 bulan depan, sebagai bagian dari upaya membuka kembali industri perjalanan dan pemulihan ekonomi.

* Puluhan juta orang dewasa di India kemungkinan tidak divaksinasi lengkap hingga akhir 2021. Hal itu disebabkan oleh jarak waktu yang panjang antardosis vaksin yang paling banyak digunakan, juga karena masyarakat merasa aman ketika jumlah kasus menurun.

Baca juga: Sumbangan vaksin COVID AS capai 200 juta dosis

Timur Tengah dan Afrika

* Shalat Jumat di masjid-masjid digelar lagi di ibu kota Iran, Teheran, setelah 20 bulan, stasiun TV melaporkan.

Amerika

* Warga AS dapat memilih dosis penguat (booster) vaksin yang berbeda dengan vaksin sebelumnya, namun disarankan tetap sama dengan vaksin pertama jika masih tersedia, kata kepala penasihat medis Gedung Putih Dr. Anthony Fauci.

* Kanada telah mencabut pembatasan yang mendesak penduduknya untuk menghindari perjalanan yang tidak penting, menyusul keberhasilan vaksinasi COVID-19.

* Apotek-apotek Walgreens Boots Alliance dan Walmart di AS mulai memberikan dosis penguat vaksin Moderna dan Johnson & Johnson, selain Pfizer/BioNTech yang sudah diizinkan sebelumnya.

Baca juga: Kuwait hapus semua pembatasan COVID bagi penerima vaksin

Eropa

* Badan Keamanan Kesehatan Inggris memberi status "Varian dalam Penyelidikan" pada subvarian Delta yang disebut AY.4.2. Menurut mereka, ada sejumlah bukti bahwa subvarian itu lebih mudah menular daripada Delta.

* Tingkat kejadian kasus COVID-19 di Jerman pekan ini melonjak dibandingkan pekan lalu.

* Norwegia akan menunda pemberian dosis kedua sebuah vaksin bagi anak-anak usia 12-15 tahun sampai dilakukan penelitian lebih lanjut, sebagian disebabkan oleh adanya efek samping langka yang mencakup peradangan jantung.

Baca juga: Objek wisata di China barat laut tutup

Perkembangan Medis

* Dua studi di jurnal kesehatan terkemuka memberi bukti tambahan bahwa vaksin COVID-19 aman diberikan sebelum dan selama kehamilan.

* Vaksin Pfizer/BioNTech menunjukkan tingkat efikasi 90,7 persen dalam uji klinis pada anak-anak usia 5-11 tahun.

* Menteri-menteri keuangan dari kelompok perdagangan Asia-Pasifik APEC sepakat untuk meningkatkan upaya untuk memperluas produksi dan pasokan vaksin COVID-19, dan mendukung skema berbagi vaksin global.


Baca juga: Kematian COVID melejit, RS dekat Moskow kehabisan tempat tidur

Dampak Ekonomi

* Indeks-indeks saham global sebagian besar bergerak mendatar pada Jumat, sementara nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lain tergelincir.

* Pertumbuhan aktivitas bisnis di zona Eropa melambat bulan ini ketika perusahaan-perusahaan menghadapi biaya yang meningkatkan akibat kendala rantai pasokan, menurut sebuah survei.

* Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS itu harus memulai proses untuk menurunkan dukungannya pada ekonomi dengan mengurangi pembelian aset, namun tidak boleh menyentuh suku bunga.

Sumber: Reuters


Baca juga: Ukraina catat rekor kasus, kematian harian COVID

Baca juga: Rusia laporkan kasus varian baru COVID lebih menular dari Delta

Penerjemah: Anton Santoso
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Satgas laporkan 9 provinsi nihil penambahan kasus COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar