Presiden Yaman Tolak Rencana Transisi Oposisi

Presiden Yaman Tolak Rencana Transisi Oposisi

Pengunjuk rasa anti pemerintah Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh (FOTO ANTARA/REUTERS/Ammar Awad/)

Kami berharap bahwa Saleh akan menjadi mantan presiden, bukan presiden yang digulingkan
Sanaa (ANTARA News) - Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh menolak usulan koalisi oposisi untuk sebuah peta jalan transisi, yang akan membuatnya mengundurkan diri pada 2011, kata seorang pemimpin oposisi Jumat.

"Presiden menolak usulan yang diberikan kepadanya melalui mediasi tokoh-tokoh keagamaan dua hari lalu," kata ketua bergiliran oposisi Mohammed al-Mutawakil kepada Xinhua.

Tawaran oposisi itu termasuk menghentikan dengan terhormat jabatan Saleh yang sudah berlangsung 33 tahun dalam tahun ini melalui pemilihan presiden, di mana Saleh tidak akan mengambil bagian di dalamnya, tapi mengawasi penyelenggaraan itu.

"Kami berharap bahwa Saleh akan menjadi mantan presiden, bukan presiden yang digulingkan," kata al-Mutawakil.

Juru bicara partai berkuasa Abdul-Hafith al-Nahari kepada Xinhua menjelaskan, Saleh tidak menolak ide awal oposisi untuk melanjutkan dialog nasional, namun mengatakan "partai yang berkuasa bersikeras pada hak konstitusional Saleh bahwa ia tidak akan mundur sampai masa presidennya berakhir pada September 2013."

Koalisi oposisi juga mengirim catatan kepada para ulama dan pemimpin, menuntut mereka untuk menyatakan sikap mereka, menurut al-Mutawakil.
(*)

 

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar