Wapres: Pelayan publik harus berperilaku antikorupsi

Wapres: Pelayan publik harus berperilaku antikorupsi

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin Rapat tentang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (1/11/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Setwapres/am.

Samarinda (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengimbau pelayan publik di seluruh institusi pemerintahan, baik di pusat dan daerah, harus berperilaku antikorupsi dan terbuka terhadap kritik dari masyarakat.

"Pelayan publik harus bersikap terbuka akan kritik dan aspirasi masyarakat, selain terus berperilaku anti-korupsi," kata Wapres Ma’ruf saat memimpin Rapat tentang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin.

Wapres menjelaskan integritas yang harus diterapkan pelayan publik tersebut selaras dengan tuntutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan cepat, transparan dan murah.

Baca juga: Wapres: Penanganan COVID-19 di Indonesia masuk kategori terbaik

"Dinamika masyarakat menuntut pelayanan publik yang lebih cepat dan mudah. Penyelenggaraan pelayanan publik ke depan harus semakin sederhana dan kompetitif, seiring penggunaan teknologi yang semakin masif," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, perkembangan teknologi juga harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pelayan publik, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, efisien dan responsif.

Wapres juga mengatakan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu tolok ukur terkait keberhasilan reformasi birokrasi yang menjadi bagian dari visi dan misi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin.

"Kualitas pelayanan publik merupakan salah satu ujung dari keberhasilan reformasi birokrasi dan merupakan wujud dari kepuasan masyarakat. Terwujudnya kualitas pelayanan publik yang lebih baik akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Oleh karena itu, Wapres selaku Ketua Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional (KPBRN), meminta seluruh jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota untuk menerapkan berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Masyarakat menjadi kunci penting dalam mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik karena mampu memberikan tanggapan dan masukan untuk perbaikan.

"Pelayanan publik yang baik tercipta melalui kohesi sinergis antara Pemerintah dengan masyarakat. Peran masyarakat penting dalam mendorong kualitas pelayanan publik, karena melalui fungsi kontrol dan aspirasinya memberikan masukan untuk memotivasi perbaikan dan inovasi yang tiada henti," ujar Wapres.

Baca juga: Wagub Kaltim sebut Wapres soroti pelayanan dan pengembangan UMKM
Baca juga: Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan buka Peparnas Papua


Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wapres dorong Baznas perkuat dana syariah sosial

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar