Pekanbaru (ANTARA News) - Sedikitnya 78 dari 100 pemilik suara sah PSSI mengambil alih jalannya kongres dengan agenda pemilihan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan pengurus PSSI periode 2011-2015 di Hotel Premiere Pekanbaru, Sabtu.

Pengambilalihan pelaksanaan kongres dilakukan setelah pihak PSSI membatalkan pelaksanaan kongres karena dinilai tidak kondusif dan telah ditumpangi pihak ketiga.

Pembatalan kongres sendiri dilakukan oleh Sekjen PSSI Nugraha Besoes yang mengaku sebelumnya telah melakukan rapat darurat dengan perwakilan FIFA, AFC serta seluruh anggota EXCO PSSI di Bandara Pekanbaru.

Sedangkan pengambilalihan kongres dilakukan setelah anggota EXCO PSSI Bernard Limbong menyerahkan secara sah kepada pemilik suara yang dinilai telah quorum atau lebih dari dua pertiga dari pemilik suara.

Dengan adanya pengambilalihan ini kongres di Hotel Premiere tetap berjalan sesuai dengan agenda yang ditetapkan sebalumnya yaitu pemilihan Komite Pemilihan dan Komite Banding.

"Pemilik suara mempunyai hak penuh atas PSSI. Pemilik suara yang sah telah memutuskan kongres tetap berjalan sesuai agenda yang ada," kata Sekretaris Umum Pengprov PSSI Papua, Usman Pakaubun.

Sebelum terjadi pengambilalihan pelaksanaan kongres sempat terjadi kericuhan karena banyak pemilik suara yang tidak bisa masuk ke lokasi kongres. Setelah terjadi aksi dorong akhirnya semuanya bisa masuk ke lokasi kongres.

Kericuan tidak berlangsung lama setelah semua pemilik suara masuk ke lokasi kongres dan melaksanakan agenda yang telah ditetapkan. Bahkan aparat keamanan yang sebelumnya mengamankan jalannya kongres meninggalkan lokasi karena kondisinya mulai kondusif.(*)

(T.B016/M019)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011