Wapres harap masyarakat melek ekonomi dan keuangan syariah

Wapres harap masyarakat melek ekonomi dan keuangan syariah

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pidato di acara pembukaan Sharia Investment Week Tahun 2021 secara virtual, Kamis (11/11/2021). ANTARA/HO-Setwapres/pri.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap masyarakat, khususnya umat Islam di Indonesia dapat meningkatkan literasi mereka terhadap sistem ekonomi dan keuangan syariah di era digital saat ini.

Guna meningkatkan literasi masyarakat tersebut, Pemerintah mengajak seluruh pihak terkait untuk berkontribusi dalam mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, kata Wapres Ma’ruf dalam pidatonya di pembukaan Sharia Investment Week Tahun 2021 secara virtual, Kamis.

"Upaya Pemerintah memberikan pembekalan sejak dini kepada masyarakat agar melek keuangan dan investasi syariah pada era digital ini memerlukan kerja sama dan kontribusi semua pihak," kata Wapres di Jakarta.

Merujuk pada hasil survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2019, Wapres mengatakan indeks literasi keuangan syariah nasional masih tergolong rendah.

Baca juga: Ma'ruf Amin dorong inovasi digital untuk pertumbuhan investasi syariah

Baca juga: Ma'ruf Amin resmikan Pusat Halal UI


"Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2019 oleh OJK menunjukkan indeks literasi keuangan syariah nasional masih tergolong rendah, yaitu baru mencapai 8,93 persen," tuturnya.

Oleh karena itu, Wapres mengajak semua pihak terkait ekonomi dan keuangan syariah untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terhadap aspek syariah yang inklusif.

"Saya mengajak saudara-saudara untuk terus mendorong upaya edukasi untuk meningkatkan literasi dan pemahaman inklusivitas aspek syariah bagi pelaku pasar modal syariah," ujarnya.

Sharia Investment Week Tahun 2021, yang digelar Kamis hingga Sabtu (13/11), merupakan ajang untuk mempertemukan investor dengan para pemangku kepentingan, khususnya di sektor pasar modal syariah.

Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal syariah di Indonesia serta memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang mendukung pasar modal syariah di Indonesia.

Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang investasi dan mendorong pertumbuhan investor di pasar modal syariah Indonesia, yang kini tercatat lebih dari 101.470 investor saham syariah.

Sharia Investment Week Tahun 2021 diselenggarakan oleh OJK bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar