Jakarta (ANTARA News) - Khasiat tumbuhan Gillyweed dalam film Harry Potter suatu saat bisa menjadi kenyataan.

Para ilmuwan telah menemukan cara bagi manusia dapat bernapas di bawah air dengan menggabungkan DNA manusia dengan ganggang.

Para ilmuwan meneliti salamander, dan ditemukan ganggang sebagai penghasil oksigen terikat dengan telur salamander, ikatan keduanya sangat erat sehingga sulit sekali dipisahkan.

Dengan mempelajari mekanisme lebih lanjut, mereka (peneliti) berharap proses itu dapat diterapkan pada manusia suatu saat nanti.

Hal itu akan memungkinkan kita berenang tanpa harus menghirup udara di permukaan seperti dikisahkan dalam petualangan Harry dalam "Harry Potter and the Goblet of Fire".

Dalam film itu, sebuah tanaman berlendir (Gillyweed) memberikan Harry sebuah insang di sisi lehernya dan memungkinkan dia bernapas di bawah air seperti ikan.

Dalam versi kehidupan nyata, hal itu dapat bekerja di tingkat yang lebih mendasar dan mengubah DNA kita, sehingga kita lebih menyerupai sebuah ganggang yang akan mengeluarkan oksigen meskipun sedang berada di dasar laut.

Peneliti dari Universitas Dalhousie di Halifax, Kanada, menemukan DNA manusia dikemas dengan ratusan virus yang telah kita serap dari kecil.

Mereka menggunakan teori salamander karena ganggang sering terjebak dalam embrio salamander dan "kita menemukan beberapa salamander yang secara harfiah bagian dari ganggang."

Pertumbuhan ganggang tidak akan musnah seperti salamander, berarti pada waktunya mereka akan menjadi dewasa, dan salamander adalah bagian dari rencana tersebut.

Penemuan ini adalah dokumentasi pertama dari kasus pertama kemitraan makhluk hidup, atau simbiosis, dengan seekor vertebrata.

Para ilmuwan mengatakan jenis potensi itu dapat berarti ahli biologi bisa menggunakan alga dalam sehari sebagai sumber oksigen untuk organisme lain termasuk manusia.

Seperti melompat, hal itu akan memerlukan sebuah tes substansial dan itu mungkin saja terjadi mengingat kita seekor vertebrata seperti salamander.

Seorang peneliti utama Dr Ryan Kerney mengatakan, "ganggang dalam cangkang telur menyediakan oksigen ke embrio dan ganggang mendapatkan limbah embrio yang kaya nitrogen."

"Kita juga dapat menemukan DNA Alga dalam organ salamander dewasa, jadi sangat mungkin hal ini terwarisi."

"Kami menyebutnya penularan vertikal, tetapi ada kemungkinan percampuran salamander dan ganggang terjadi dari pola lingkungan."

Menurut Daily Mail, studi ini dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences.

(Adm/S026)

Penerjemah: Adam Rizallulhaq
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011