Relawan Kawan Sandi bantu percepatan vaksinasi COVID-19 di Sulsel

Relawan Kawan Sandi bantu percepatan vaksinasi COVID-19 di Sulsel

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno (tengah) didampingi Ketua Relawan Kawan Sandi (KRS) Muhammad Asryad (kiri) berbincang dengan peserta vaksinasi COVID-19 massal di Mal Nipah Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021). ANTARA/Darwin Fatir.

Hari ini kita bersyukur bahwa vaksinasi bisa kita lakukan dengan seribu peserta targetnya, namun ternyata ada 1.200 peserta
Makassar (ANTARA) - Relawan Kawan Sandi (RKS) Wilayah Sulawesi Selatan menggelar vaksinasi COVID-19 massal sebagai upaya membantu percepatan terbentuknya kekebalan kelompok, di Mal Nipah Makassar, Sulawesi Selatan.

"Hari ini kita bersyukur bahwa vaksinasi bisa kita lakukan dengan seribu peserta targetnya, namun ternyata ada 1.200 peserta. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada RKS, Satgas COVID-19 dan Kalla Group dan masyarakat yang ikut berpartisipasi," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno saat meninjau vaksinasi di Makassar, Selasa.

Kendati demikian, kata, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ini, capaian vaksinasi di Sulsel masih tertinggal jauh dibandingkan nasional, sehingga akan terus dipacu hingga mencapai target agar target pemulihan ekonomi segera tercapai.

"Dari data, Sulsel saat ini baru 45,5 persen vaksin pertama dan vaksin kedua belum 30 persen. Ini yang harus kita kejar, " ucapnya.

Baca juga: Menparekraf segera keluarkan edaran sikapi PPKM level 3

Untuk mendukung ekonomi bangkit kembali, kata Sandi, harus bisa meningkatkan vaksinasi, serta taat protokol kesehatan karena sudah terbukti. Misalnya memakai masker mengurangi potensi penularan infeksi 35 persen, mencuci tangan 53 persen dan menjaga jarak 23 persen.

Sandiaga menuturkan, wilayah Sulsel merupakan salah satu destinasi wisata unggulan dan memiliki banyak produk ekonomi kreatif yang harus dikembangkan sehingga capaian vaksinasi sangat penting untuk dikejar. Ia pun memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada tim RKS yang telah menghadirkan program tepat sasaran tersebut.

“Karena Sulsel merupakan salah satu destinasi wisata unggulan, maka harus menghadirkan program tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu. Agar ekonomi bangkit, kita juga harus meningkatkan protokol kesehatan," tutur dia menekankan.

Baca juga: Menkes tegaskan vaksinasi lansia masih harus digenjot

Perwakilan RKS Sulsel, Muhammad Arsyad pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan vaksinasi ini menyasar masyarakat umum dan Lansia. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam pencegahan penularan COVID-19 sekaligus mencapai kekebalan kelompok.

“Hari ini kami menyediakan sebanyak 1.500 dosis vaksin. RKS akan membantu pemerintah sehingga ekonomi kita bisa pulih kembali di Indonesia," papar Arsyad.

Baca juga: Gubernur Sulsel kagum kader PKK gerakkan 56.000 warga ikuti vaksinasi

 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S Uno (dua kiri) didampingi Ketua Relawan Kawan Sandi (KRS) Muhammad Asryad (dua kanan) saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal di Mal Nipah Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021). ANTARA/Darwin Fatir.


Ia menyebut RKS Sulsel tidak hanya  melaksanakan vaksinasi di Makassar untuk membantu masyarakat, tapi menjemput bola dan mendatangi masyarakat ke kampung-kampung. Hal ini merupakan bentuk kemanusiaan agar masyarakat mau divaksin sehingga ekonomi pulih kembali.

"Kami akan memberi edukasi kepada masyarakat, agar mereka tahu manfaat vaksin dan mau divaksin. RKS ini bentuk kemanusiaan agar ekonomi pulih kembali," tambahnya.

Baca juga: Satgas Sulsel catat angka kesembuhan pasien COVID-19 terus meningkat

Seorang warga penerima vaksin, Joice menyampaikan terima kasih dan senang bisa mendapat vaksin dari tim RKS. Program vaksinasi massal seperti ini penting dilakukan agar kekebalan kelompok bisa terwujud sehingga masyarakat bisa kembali bekerja

“Terima kasih banyak kepada penyelenggara. Semoga dengan makin banyak yang orang divaksin, usaha-usaha bisa kembali jalan, yang terkena PHK pun bisa kembali dapat kerja. Karena saya salah satu korban PHK dampak dari COVID-19," katanya.

Baca juga: Dinkes Sulsel: Cakupan vaksinasi di sejumlah daerah melambat
 

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar