Toba Samosir (ANTARA News) - Pembina TB Silalahi Center Balige, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Letjen TNI (Purn) Dr TB Silalahi berjanji akan mempertunjukkan tari tortor Sigale-gale di istana negara Jakarta saat HUT Kemerdekaan RI ke- 66 tanggal 17 Agustus 2011.

TB Silalahi mengemukakan hal tersebut, saat penutupan pesta budaya tradisional Batak di Pagarbatu Balige, Sumatera Utara, Minggu, karena tertarik alur cerita tortor, kreasi sanggar seni budaya "Lusido", yang mengkisahkan seorang polisi lalu lintas jujur dan simpatik.

Menurutnya, kisah kejujuran Polisi tersebut cukup tepat diangkat sebagai media mensosialisasikan undang-undang lalu lintas guna mengingatkan pengendara dalam mempersiapkan segala perlengkapannya, yang dikemas lewat pagelaran tortor cukup menarik.

Pimpinan Sanggar Seni Budaya Lusido Ajibata, Rismon Mangatur Sirait mengaku sangat senang atas adanya tawaran dari mantan Wantimpres tersebut yang merencanakan pertunjukan Tortor Sigale-gale dipagelarkan di Istana Negara.

"Kita segaja menciptakan kreasi tortor sigale-gale dalam lakon seorang polisi yang jujur untuk mensosialisasikan undang-undang lalu lintas, dalam bentuk tari yang unik, sebagai upaya memancing minat genarasi muda dalam mencintai budayanya," ujar Rismon.

Dikatakannya, Tortor Sigale-gale merupakan kisah zaman dulu, tentang seorang Raja yang hanya mempunyai seorang anak sebagai pewaris tahta kerajaan, tapi anak tersebut tiba-tiba sakit dan meninggal dunia.

Akibat kesedihannya, Raja memerintahkan tukang ukir terbaik membuat patung boneka kayu mirip wajah anaknya yang meninggal. Setelah itu, Datu Bolon (dukun sakti) diperintahkan menghidupkan patung layaknya manusia dan disuruh menari di halaman kerajaan.

"Dan sekarang, patung tersebut dinamakan Sigale-gale, menggambarkan wujud seorang Polisi jujur," katanya.

Rismon menyebutkan, tokoh Sigale-gale yang dihidupkan sang dukun kali ini adalah Sigale-gale yang menjadi Polisi yang baik. Karena disaat bertugas mensosialisasikan undang-undang lalu lintas, berprilaku sopan sehingga menarik simpati masyarakat, sekaligus mengangkat citra POLRI.(*)

(T.KR-JRD/M019)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011