Bank Jago dan Gopay kolaborasi integrasikan layanan keuangan

Bank Jago dan Gopay kolaborasi integrasikan layanan keuangan

GoPay dan Bank Jago hari ini mengumumkan kerjasama berupa integrasi layanan yang memberikan kemudahan dalam pengaturan keuangan dan akses perbankan digital. ANTARA/HO-Bank Jago/aa.

Masyarakat dapat langsung membuka rekening Bank Jago dari aplikasi Gojek kurang dari lima menit dan rekening tersebut tidak dikenakan biaya administrasi maupun saldo minimal
Jakarta (ANTARA) - GoPay dan Bank Jago pada Kamis mengumumkan kerja sama berupa integrasi layanan yang memberikan kemudahan dalam pengaturan keuangan dan akses perbankan digital.

Melalui integrasi tersebut, masyarakat dapat langsung membuka rekening Bank Jago dari aplikasi Gojek kurang dari lima menit dan rekening tersebut tidak dikenakan biaya administrasi maupun saldo minimal.

"Jago bertujuan meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta insan melalui solusi keuangan digital yang fokus pada kehidupan sehari-hari dan kolaborasi dengan GoPay merupakan salah satu bentuk nyata komitmen tersebut," kata Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Kharim menyampaikan, aplikasi Jago dapat membuat pengaturan keuangan menjadi mudah, inovatif dan kolaboratif. Integrasi aplikasi Jago dengan jangkauan GoPay yang luas, dapat memberikan manfaat dan sekaligus pengalaman bagi para konsumen sehingga mereka bisa bertransaksi dengan cepat, mudah dan aman di dalam ekosistem Gojek.

"Kini, selain membuka rekening Jago dari aplikasi Gojek, pengguna juga dapat menggunakan kantong Jago sebagai sumber dana untuk bertransaksi di aplikasi Gojek," ujar Kharim.

Pengguna GoPay Jago juga dapat menikmati bebas biaya top-up antar Jago GoPay. Integrasi itu melengkapi inovasi sebelumnya di mana nasabah Bank Jago dapat menghubungkan Kantong Jago, salah satu fitur Bank Jago untuk membantu nasabah dalam mengatur keuangan, dengan aplikasi Gojek.

Nasabah dapat mengalokasikan dana di Kantong Jago dan menggunakan Kantong tersebut untuk membayar berbagai layanan seperti transportasi, makanan dan tagihan yang ada di dalam aplikasi Gojek.

Hal itu semakin mempermudah pengguna dalam pembayaran tanpa perlu melakukan top-up. Integrasi platform layanan on-demand dengan bank digital itu merupakan yang pertama di Indonesia.

Hans Patuwo, selaku CEO GoPay, mengatakan, sejak awal GoPay telah berkomitmen untuk mendukung inklusi keuangan melalui berbagai inovasi pembayaran untuk para pengguna di Indonesia.

GoPay telah berkembang dari metode pembayaran yang hanya dapat digunakan di dalam aplikasi Gojek hingga menjadi salah satu pembayaran digital terbesar dengan layanan paling lengkap yang dapat digunakan untuk membayar berbagai keperluan, mulai dari tagihan sampai dengan investasi.

"Kerjasama dengan Bank Jago mengukuhkan langkah GoPay dalam memberikan akses layanan keuangan yang mudah dan terpercaya kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia," ujar Hans.

Hans juga mengatakan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung misi pemerintah untuk mencapai target tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen pada 2024.

Berdasarkan data, saat ini baru sekitar 61,7 persen masyarakat Indonesia memiliki akun bank. Hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) baru-baru ini menunjukkan bahwa 1 dari 5 pengguna GoPay saat ini tidak memiliki atau menggunakan rekening bank secara aktif.

Riset tersebut juga mengungkapkan bahwa konsumen tidak hanya melihat GoPay sebagai alat pembayaran, tapi juga juga sebagai sarana pengaturan keuangan dan jembatan ke layanan keuangan. Selain itu, 1 dari 4 pengguna GoPay tertarik membuka rekening bank melalui GoPay.

Baca juga: Setelah merugi enam tahun, Bank Jago cetak laba kuartal III 2021
Baca juga: GoPay luncurkan program Jaminan Saldo Kembali
Baca juga: GoPay kini bisa digunakan di Tokopedia

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar