Pakar AS desak perketat pengendalian COVID-19

Pakar AS desak perketat pengendalian COVID-19

Arsip foto - Pakar penyakit menular terkemuka Dr. Anthony Fauci bersaksi di depan Senat AS di Washington, AS, Juli 2021. ANTARA/Pool via REUTERS/J. Scott Applewhite/am.

New Delhi (ANTARA) - Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat Anthony Fauci mendesak langkah-langkah pencegahan dan pengendalian COVID-19 yang lebih ketat, sebab ia yakin bahwa virus tidak mungkin akan musnah.

"Mustahil kita akan membasmi virus, saya ragu, karena penularannya ... Saya amat ragu apakah kita dapat memusnahkannya, seperti kami melenyapkan polio, campak dan seabad lalu kami telah menghilangkan malaria dari Amerika Serikat," kata Fauci seperti dilansir Times Now.

"Namun ada kontrol dan itu tergantung pada kita mau kontrol yang seperti apa," katanya, mengisyaratkan bahwa kontrol itulah yang bakal menjadi senjata utama dalam menangani pandemi COVID-19 yang sudah menginfeksi lebih dari 260 juta orang di seluruh dunia.

Fauci menyampaikan hal itu saat kasus COVID-19 di seluruh Eropa dan di sebagian Amerika Serikat meningkat.

"Jika Anda bersedia mengendalikan 70.000 per hari, itu salah. Mustahil kami dapat menerima 70.000 (atau) 80.000 infeksi per hari. Anda harus menurunkan angka itu menjadi sangat kecil, sehingga tidak berdampak negatif terhadap masyarakat. Jadi, kami tidak perlu khawatir soal bakal sakit atau meninggal," katanya.

"Begitu kami sampai di sana, saya tidak bisa memprediksikan. Saya harap itu relatif cepat dan akan sangat bergantung pada sebaik apa kami telah memvaksinasi penduduk," ucapnya.

Sumber: Xinhua
Baca juga: Pakar AS: COVID bisa jadi endemi jika semua orang divaksin 'booster'
Baca juga: Fauci dukung vaksinasi COVID wajib bagi anak sekolah AS
Baca juga: Fauci: Varian Delta di balik lebih dari 80 persen kasus COVID di AS

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar