Saham China dibuka lebih rendah, perpanjang kerugian sesi sebelumnya

Saham China dibuka lebih rendah, perpanjang kerugian sesi sebelumnya

Arsip Foto - Seorang pria yang mengenakan masker terlihat di dalam gedung Bursa Efek Shanghai, saat negara itu dilanda wabah virus corona baru, di distrik keuangan Pudong di Shanghai, Cina, Jumat (28/2/2020). ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Beijing (ANTARA) - Saham-saham China dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi, memperpanjang kerugian sesi sebelumnya setelah produsen obat AS Moderna memicu peringatan bahaya baru tentang varian Omicron, sementara data menunjukkan sektor jasa China tumbuh pada kecepatan yang sedikit lebih lambat.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai dibuka melemah 0,06 persen menjadi diperdagangkan di 3.561,89 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka 0,01 persen lebih rendah menjadi diperdagangkan di 14.794,37 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham perusahaan-perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan (start-up) di papan perdagangan bergaya Nasdaq China, dibuka merosot 0,09 persen menjadi diperdagangkan pada 3.492,44 poin.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka menguat 10,59 poin
Baca juga: Wall Street anjlok dipicu kekhawatiran akselerasi tapering dan Omicron
Baca juga: Minyak menguat di Asia jelang pertemuan OPEC di bawah ancaman Omicron

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar