Lowy Institute tempatkan Indonesia peringkat ke-9 Asia Power Index

Lowy Institute tempatkan Indonesia peringkat ke-9 Asia Power Index

Arsip--Dave McRae (kiri) peneliti di Lowy Institute for International Policy, Sydney, Australia, Robertus Robet selaku akademisi dan aktivis (tengah) dan Rachland Nashidik (kanan) Juru Bicara Partai Demokrat melakukan diskusi publik berjudul Masa Depan Indonesia-Australia Pasca Penyadapan. Diskusi ini dilakukan di Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia (26/11). ANTARA/Alviansyah Pasaribu.

Saat ini Indonesia melampaui Singapura sebagai negara diplomatis yang berpengaruh di Asia Tenggara dengan Presiden Joko Widodo telah menjadi pemimpin terdepan di tingkat kawasan
Jakarta (ANTARA) - Lembaga kajian  Lowy Institute menempatkan Indonesia pada peringkat ke-9 dari 26 negara di kawasan Asia dalam Indeks Kekuatan Asia (Asia Power Index) 2021.

Lowy Institute menggunakan beberapa indeks, seperti pengaruh diplomatik dan kemampuan ekonomi, untuk mengukur kekuatan suatu negara dan menilai peringkat kekuatan sejumlah negara di Asia secara relatif.

"Saat ini Indonesia melampaui Singapura sebagai negara diplomatis yang berpengaruh di Asia Tenggara dengan Presiden Joko Widodo telah menjadi pemimpin terdepan di tingkat kawasan," kata keterangan Lowy Institute, seperti dikutip dari laman resminya https://power.lowyinstitute.org/ pada Senin.

Menurut Asia Power Index 2021 yang dikeluarkan Lowy Institute, pengaruh diplomatik Indonesia mencapai peningkatan terbesar dengan penambahan nilai sebesar 1,7 dibandingkan pada 2020 sehingga meraih posisi ke-8 pada 2021.

Baca juga: Pupuk Indonesia raih penghargaan Asia Sustainability Reporting Rating

Capaian penambahan nilai itu membuat Indonesia berhasil unggul dari Thailand dan Malaysia dalam hal pengaruh diplomatik.

Dalam hal sumber daya masa depan, Indonesia pada 2021 menempati posisi ke-5 yakni peringkat yang sama seperti pada 2020.

Peringkat terendah yang dipegang Indonesia dalam Asia Power Index 2021 adalah pada upaya jaringan pertahanan, yakni berada pada posisi ke-14.

Sementara itu, untuk indeks pengaruh budaya, Indonesia berada pada peringkat ke-12 dan pada peringkat ke-11 untuk hubungan ekonomi.

Baca juga: UI peringkat pertama di Indonesia versi QS Asia University

Walaupun indeks kapabilitas ekonomi Indonesia turun satu peringkat ke posisi 11, sisi ketahanan berada pada peringkat ke-10, dan kemampuan militer Indonesia berada pada peringkat ke-13 dari 26 negara.

"Indonesia merupakan negara berkekuatan menengah di Asia," demikian disampaikan Lowy Institute dalam laporan Asia Power Index 2021.

Indeks tersebut menganalisa peringkat kekuatan 26 negara di kawasan Asia berdasarkan sumber daya yang dimiliki dan upaya masing-masing negara.

Edisi pada 2021 itu yang mencakup data selama empat tahun, menurut Lowy Institute, bisa menjadi penilaian paling komprehensif terhadap distribusi perubahan kekuatan di Asia hingga saat ini.

Baca juga: BI: Rupiah jadi salah satu mata uang terbaik di Asia
Baca juga: Erick Thohir ingin pelabuhan Indonesia jadi super hub di Asia Tenggara

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar