Pemkab Tangerang bagikan bantuan logistik bagi korban banjir rob

Pemkab Tangerang bagikan bantuan logistik bagi korban banjir rob

Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten melalui dinas sosial setempat membagikan bantuan logistik kepada warga korban banjir rob di Tangerang. HO-Dinsos Tangerang

Banjir rob dengan ketinggian 30 sampai 50 sentimeter  sedikitnya telah meredam sekitar 3.000 kepala keluarga
Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten melalui dinas sosial setempat membagikan bantuan logistik kepada warga korban banjir rob di dua wilayah yaitu di Desa Lemo dan Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Senin.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos)  Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat di Tangerang, Selasa mengatakan pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terkena dampak musibah dari banjir rob sejak beberapa waktu lalu.

Adapun logistik yang diserahkan bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang sebanyak 400 paket.

"Kami menerima data dari pihak kantor Kecamatan Teluknaga, bahwa terdapat 400 warga yang menjadi korban banjir rob. Maka dari itu, kami langsung menyalurkan bantuan tersebut untuk membantu warga yang terdampak dari banjir rob," ujar dia.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Bambang Sapto menyebutkan  banjir rob akibat  pasang air laut membuat sejumlah permukiman warga di wilayah Kecamatan Kosambi, Teluknaga dan Kronjo, Kabupaten Tangerang terendam air sejak sepekan lalu.

Banjir rob dengan ketinggian 30 sampai 50 sentimeter  sedikitnya telah meredam sekitar 3.000 kepala keluarga.

"Bajir rob saat ini melanda kampung Cheng In, Kelurahan Dadap, Kosambi dengan jumlah 2.739 kk. Kemudian di kampung Muara, Desa Lemo 150 kk, desa Muara Kecamatan Teluknaga sebanyak 450 KK," katanya.

Ia menuturkan, banjir rob yang melanda kawasan pesisir utara Tangerang itu saat ini masih merendam rumah warga. Meski begitu warga sekitar tetap bertahan dan belum bersedia di evakuasi.

"Yang jelas hadirnya banjir rob telah membuat aktivitas masyarakat terganggu ," ujarnya.

Ia mengungkapkan tim BPBD Kabupaten Tangerang akan terus memantau situasi dan kondisi wilayah tersebut, agar nantinya kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa dengan mudah ditangani.
Baca juga: Banjir rob kembali rendam permukiman warga di pesisir Tangerang
Baca juga: Jumlah RW terdampak banjir rob di Tangerang bertambah
Baca juga: Banjir rob di Dadap Tangerang rendam tiga RW

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar