Binda DIY melakukan vaksinasi COVID-19 ke ODGJ di Sentolo

Binda DIY melakukan vaksinasi COVID-19 ke ODGJ di Sentolo

Binda DIY melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap ODGJ di Desa Srikayangan, Sentolo, Kulon Progo, Rabu (8/12). (ANTARA/Sutarmi)

Kegiatan ini juga untuk mengantisipasi ancaman gelombang ketiga
Kulon Progo (ANTARA) - Badan Intelijen Negara Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan vaksinasi COVID-19 kepada lansia hingga orang dengan gangguan kejiwaan di Desa Kaliagung dan Srikayangan, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Koordinator Vaksinasi COVID-19 Kulon Progo Binda DIY Wury Atmaja di Kulon Progo, Rabu, mengatakan hari ini, Binda DIY menyediakan 200 dosis vaksin COVID-19 yang difokuskan di dua lokasi, yakni Dusun Kleben, Desa Kaliagung, sebanyak 110 dosis, dan Dusun Kradenan, Desa Srikayangan, sebanyak 90 dosis.

"Sasaran vaksinasi hari ini ada masyarakat di pinggiran dengan sistem jemput bola yang menyasar lansia, penyandang disabilitas termasuk orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ)," kata Wury Atmaja.

Ia mengatakan vaksinasi yang dilakukan Binda DIY dilakukan dengan cara dari rumah ke rumah. Kegiatan vaksinasi ini diprioritaskan bagi masyarakat yang kesulitan akses ke lokasi vaksin yang ditentukan petugas kesehatan. Ia berharap dengan vaksinasi dari rumah ke rumah ini, seluruh warga Kulon Progo yang menjadi sasaran vaksinasi dapat tervaksin.

Baca juga: Menkes: ODGJ penting jadi prioritas penerima vaksin COVID-19

Baca juga: Dua puskesmas gelar vaksinasi COVID-19 khusus kelompok ODGJ


"Vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan BIN kepada pemerintah dalam mewujudkan kekebalan komunal (Herd immunity). Targetnya pada akhir tahun nanti warga sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 minimal tahap pertama," katanya.

Wuri mengatakan kegiatan vaksinasi ini juga dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi, khususnya di Kulon Progo. Ia berharap dengan vaksinasi ini, juga dapat mencegah potensi gelombang ketiga penyebaran COVID-19 yang diprediksi pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga diri dan menghindari kerumunan dengan tetap memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Langkah ini penting untuk mencegah penularan COVID-19 agar masyarakat bisa beraktivitas normal dan kegiatan pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan seperti dulu.

"Kegiatan ini juga untuk mengantisipasi ancaman gelombang ketiga. Kami juga edukasi warga agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Salah seorang warga Kleben Tukirin yang memiliki keluarga yang mengalami gangguan kejiwaan mengucapkan terima kasih kepada Binda DIY. Tim medis telah memberikan vaksinasi kepada masyarakat yang banyak mengalami keterbatasan.

"Terima kasih, kami sudah mendapatkan vaksin gratis tanpa harus ke puskesmas," katanya.

Baca juga: Dinsos Lampung mulai data ODGJ untuk peroleh vaksinasi COVID-19

Baca juga: Mensos usulkan ODGJ mendapat vaksinasi COVID-19


Pewarta: Sutarmi
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Vaksinasi 440.853 anak Kalsel ditarget rampung pada Maret

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar