Jakarta (ANTARA News) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu pagi dibuka tertekan searah dengan mayoritas bursa-bursa global akibat minimnya sentimen positif.

IHSG Rabu dibuka turun 4,38 poin atau 0,21 persen menjadi 3.777,98. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) juga turun 1,97 poin atau 0,29 persen ke posisi 671,56 poin.

"Bursa Asia kembali dibuka melemah pagi ini termasuk bursa dalam negeri seiring koeksi yang terjadi di bursa AS dan harga minyak dunia," kata Analis Samuel Sekuritas Christine Salim di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan, harga minyak yang terkoreksi pagi ini ke level 98,8 dolar AS per barel memicu saham-saham berbasis komoditas kembali bergerak melemah sehinga memberi alasan kepada investor untuk mengambil posisi "profit taking" setelah pada perdagangan hari sebelumnya saham sempat bergerak naik.

"Meredanya sentimen positif membuat investor kembali pesimis hari ini dan mengambil posisi jual," kata dia.

Ia menambahkan, sentimen negatif dari Eropa masih akan membayangi bursa dunia termasuk bursa dalam negeri. Mencuatnya krisis utang Eropa akibat penurunan peringkat Yunani dan kemungkinan akan diikuti penurunan peringkat Italia oleh Standard & Poor`s (S&P).

Ia memproyeksikan, sektor perbankan, otomotif dan crude palm oil (CPO) diperkirakan akan mengalami tekanan hari ini.

Sementara tercatat bursa regional diantaranya Indeks Hang Seng melemah 126,69 poin (0,55 persen) ke level 22.605,51, Nikkei-225 turun 34,13 poin (0,36 persen) ke level 9.443,04, dan Indeks Straits Times melemah 8,32 poin (0,27 persen) ke level 3.103,81.
(*)

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2011