Denpasar (ANTARA News) - Ribuan umat Kristiani di Denpasar merayakan hari Kenaikan Isa Almasih dalam suasana sederhana di gereja-gereja yang berada di ibu kota Provinsi Bali itu, Kamis.

Seperti di Gereja Katedral Roh Kudus di Jalan Tukat Musi, Denpasar, yang dipenuhi ribuan umat Kristiani, namun suasana perayaan hari besar itu terlihat sederhana.

Umat datang secara bergiliran sesuai dengan jadwal pelaksanan misa peribadatan, yakni pukul 07.00-09.00 Wita untuk gelombang pertama dan yang kedua pukul 09.00-11.00 Wita.

"Pada peribadatan gelombang kedua ini, jumlah umat yang datang untuk melakukan misa banyak dan memenuhi gereja yang bisa menampung sampai 2.500 orang itu," kata Romo Guido, Pastur Pembantu Gereja Katedral Roh Kudus.

Dia mengatakan, pelaksanaan kegiatan hari besar tersebut hampir sama seperti saat peribadatan hari Minggu, hanya saja saat itu umat melakukan peribadatan sebagai bentuk perayaan saat Yesus Kristus ke surga.

Umat melaksanakan peribadatan seperti biasa, ujarnya, dengan menyanyikan pujian kepada Yesus Kristus. Bentuk peribadatannya terlihat sederhana, tidak ada perbedaan yang menonjol dari hari Minggu sebelumnya.

Sementara Martin Limana, salah seorang umat yang melaksanakan peribadatan di gereja tersebut mengatakan, dia bersama anggota keluarganya datang pada gelombang kedua untuk melaksanakan misa karena saat gelombang pertama juga cukup penuh.

"Setelah melakukan peribatan, biasanya kami memanfaatkan waktu libur ini untuk mengunjungi rekan dan kerabat ataupun melakukan kegiatan bersama seluruh keluarga," katanya.

Dia mengatakan, bentuk peribadatan yang dilakukannya itu bersama umat lain tidak ada yang terlalu istimewa, sebab hampir sama seperti saat peribadatan rutin pada hari Minggu.

Jalannya peribadatan yang dilakukan ribuan umat Kristiani di ibu kota tujuan wisata internasional itu berlangsung hikmat dan lancar, meski tanpa ada pengamanan secara khusus dari pihak kepolisian.

Kondisi di ruas jalan-jalan utama Denpasar tampak cukup lenggang dari hari biasa, karena sebagian besar toko di kawasan pusat perekonomian wilayah itu tutup.

Selain itu, sebagian besar perkantoran, baik instansi pemerintah maupun swasta, sudah tidak beroperasi sejak menjelang libur panjang mulai Kamis sampai akhir pekan ini.(*)

(T.KR-IGT/T007)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011