-
Jakarta (ANTARA News)- Trans Studio Bandung, yang diklaim sebagai "Indoor theme park'  terbesar di dunia dan akan dibuka mulai Sabtu, menampilkan hasil-hasil kreasi anak bangsa.

"Saya sangat bangga karena sebagian besar wahana di Trans Studio merupakan hasil kreasi asli anak bangsa," kata Chairul Tanjung, Presiden Direktur PT Para Bandung Propertindo, perusahaan yang mengelola Trans Studio Bandung.

Ia menuturkan hampir semua wahana permainan yang tersedia di Trans Studio Bandung merupakan hasil kreasi dari putra-putri Indonesia. Para karyawan asing hanya berperan sebagai pendukung teknis dan 'performer' karena sebagian besar peralatan dibeli dari luar negeri.

"Mereka perlu kita libatkan karena hampir semua permainan dan wahana yang kita sediakan hak ciptanya kita beli dari luar negeri," jelas Chairul.

Chairul menambahkan, peluncuran tempat hiburan yang disebut 'Mega Kawasan Wisata Terpadu' itu juga disiarkan oleh sebuah stasiun televisi asal Malaysia.

Mega kawasan Trans Studio yang luasnya  4,4 hektar itu terdiri dari 'indoor theme park', pusat perbelanjaan, dua hotel berbintang tiga dan enam. Khusus untuk wahana permainan, Trans Studio Bandung menyediakan 20 wahana yang bisa menghibur keluarga.

Trans Studio Bandung sendiri secara resmi diluncurkan oleh Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Jero Wacik. Hadir pula dalam peluncuran itu Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, serta Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar.

Trans Studio Bandung telah mulai beroperasi dan terbuka untuk umum mulai 18 Juni. Harga tiket masuk untuk hari Senin hingga Kamis senilai Rp. 150.000 sementara untuk Jumat hingga Minggu mencapai Rp. 200.000.
(Ber/A038)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011