Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, menembakkan "pistol" ke udara sebagai tanda dimulainya pesta kembang api dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-484 DKI Jakarta di Panggung Utama Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Rabu.

Walau, kembang api yang dilecut orangpertama di DKI Jakarta itu, hanya berlangsung, tidak lebih dari sepuluh menit. Letusan bunga-bunga apinya, mampu mengundang perhatian pengunjung PRJ yang berada jauh dari panggung utama.

Mereka, saat itu juga langsung menghentikan kegiatannya, lalu berhamburan ke tempat terbuka untuk memandang langit di atas PRJ yang penuh dengan lompatan-lompatan bunga api beraneka warna.

Tidak hanya itu, trompet pun langsung ditiupkan warga mengikuti polah tingkah bunga-bunga api yang tengah berlompatan di udara.

Sebelum menembakkan "pistol" ke udara sebagai tanda dimulainya pesta kembang api, Foke, panggilan akrab Fauzi Bowo juga menyempatkan diri untuk melantunkan sebuah lagu nasional bertema perjuangan.

Dalam pidato tanpa teksnya sebelum Foke lagi-lagi, mengajak seluruh warga Jakarta mencintai kotanya dengan menjaga segala fasilitas yang ada, serta menjaga lingkungan agar Jakarta semakin lebih baik kedepannya.

"Dalam merayakan HUT Kota Jakarta ini, tema yang diambil sangat sederhana, yaitu Jakarta Kian Ditata, Kian Dicinta. Tema itu sengaja diambil dengan tujuan mengajak warga Jakarta agar semakin mencintai kotanya," kata Fauzi Bowo, dalam sambutanya.

Di hadapan para pengunjung PRJ, Foke mengajak masyarakat Jakarta berperan aktif dalam menjaga ibukota Indonesia ini sehingga Jakarta menjadi kota yang aman dan nyaman.

"Bagi saya memelihara suasana ibukota yang kondusif merupakan hal penting karena suasana yang tidak kondusif di ibukota akan mempunyai dampak dalam segala bidang," ujarnya.

Menurut, pria berkumis tebal itu, masa depan Jakarta hanya akan lebih baik bila segenap warganya bersama Pemerintah Provinsi berkomitmen menjadikan Jakarta yang berkembang dinamis.

"Pondasi peradaban yang memuliakan kejujuran, kecerdasan, dan ketulusan dalam pengabdian dibangun dari sekarang, karena itulah yang akan membuat masyarakat Jakarta lebih mencintai kotanya, lebih solid, lebih menyatu dalam menjawab tantangan masa depan. Inilah modal sosial yang sangat fundamental bagi generasi yang akan datang," tegas Foke.(*)

(ANT-136)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011