Makassar (ANTARA News) - Musisi jazz berskala Internasional, Daniel Sahuleka menyatakan kesediaannya menjadi duta budaya Indonesia untuk menjadikan Makassar sebagai "sister city" dengan negeri Belanda.

Daniel Sahuleka menyampaikan keinginannya itu, ketika mengikuti konfrensi pers di Gedung Museum Kota Makassar, Rabu, sekaitan dengan penampilannya yang akan menjadi bintang utama dalam 3rd Annual Jazz@Fort Rotterdam (JFR) di Benteng Rotterdam, Makassar, Kamis, (21/7).

Musisi asal Indonesia yang menetap di Belanda itu telah menyatakan kesediaannya untuk menghadirkan tembang terbaiknya bersama dengan beberapa musisi jazz nasional maupun lokal yang akan tampil dalam penyelenggaraan musik bergengsi itu.

"Saya akan coba jual potensi di sini (Makassar). Hubungan sejarah daerah ini bisa menjadi sister city dengan Belanda," ucap dia.

Direktur Eksekutif Badan Pengembangan Promosi Pariwisata Makassar (BP3M), Nico B. Pasaka menjelaskan, menyambut baik keinginan Daniel Sahuleka yang akan memanfaatkan jaringan bermusiknya di Belanda untuk mengenal lebih jauh tentang sejarah Belanda di daerah ini.

"Ini kesempatan yang menarik. Oleh karena itu saya sempat meminta Kepala Museum Kota mengenakan pakaian adat bugis/makassar kepada Daniel," kata dia.

Dia mengaku, keinginan penyanyi berdarah Ambon-Maluku ini sebaiknya disambut baik dengan memberikan kesan yang bisa mengembalikan nasionalisme Daniel untuk membawa dan memperkenalkan budaya negerinya ke negara kincir angin tersebut.

CEO One Note Entertainment, Hendra Sinadia mengaku memilih Daniel Sahuleka menjadi bintang utama dalam Jazz@Fort Rotterdam (JFR) tahun ini untuk mencoba memperkenalkan objek wisata peninggalan Belanda melalui musik Jazz tahun ini.

Selain Daniel Sahuleka, musisi Jazz nasional seperti M.Nizar atau dikenal dengan Zarro yang merupakan vokalis dan gitaris berdarah

Pinrang akan ikut meramaikan even JFR di aula terbuka benteng Rotterdam Makassar.

"Vokalis Mercy Dumais yang baru-baru ini tampil sukses di ajang `tribute Ismail Marzuki` akan hadir bersama grup Jazz kawakan lainnya seperti LaBiri, Fusion Republic, SkyProject dan musisi berbakat lainnya," ujar dia.

JFR Makassar digelar ini dalam rangka mempromosikan Wonderful Indonesia, event pariwisata Indonesia dan mendukung kesuksesan Visit Makassar & Beyond 2011-2014 yang saat ini digaungkan Pemerintah Kota Makassar.(*)
(ANT-282/S025)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011