Tangerang (ANTARA News) - Menteri BUMN Mustafa Abubakar, menyatakan siap untuk bertugas kembali setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit National University Hospital, Singapura karena mengalami gangguan jantung.

"Saya terlebih dahulu akan menghadap Menteri Koordinator Perekonomian (Hatta Rajasa) sebagai Menteri Negara adinterim BUMN selama berhalangan," kata Mustafa di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu.

Mustafa mendarat di Bandara Soetta pada pukul 13.00 WIB bersama istri yang mendampinginya selama dirawat di Singapura.. Mustafa terlihat bugar dan lebih ramping ketika turun dari pesawat.

Hadir menyambut kedatangan Menteri BUMN seluruh deputi dan pejabat Kementerian beserta sejumlah direksi BUMN, tokoh masyarakat Aceh, serta beberapa pejabat negara.

Mustafa mengatakan, kewenangan untuk melanjutkan tugas Menteri BUMN berada pada Presiden dan Menko Perekonomian, untuk itulah dirinya akan segera menghadap untuk menjelaskan perihal kesehatan dan kesiapan menjalankan tugas.

Soal "reshuffle", Mustafa mengatakan, menjadi kewenangan penuh Presiden, untuk itu dirinya akan segera menghadap Presiden menjelaskan perihal kesehatannya.

Ia mengatakan, pihaknya akan memberikan dukungan sepenuhnya kepada Menko Perekonomian untuk melanjutkan tugas yang masih berjalan, di antaranya program MP3EI (master plan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia) serta pemberdayaan BUMN dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Mustafa menjelaskan, sebenarnya dirinya bisa lebih cepat menjalani perawatan di Singapura, setelah sebelumnya mendapat pengobatan di Rumah Sakit Medistra Kuningan, Jakarta Selatan.

Akan tetapi, selain penyakit jantung ternyata dirinya juga terkena infeksi akibat jamur dan bakteri pada pencernaan, sehingga harus menjalani perawatan lebih lanjut sampai akhirnya dinyatakan sembuh, ujar dia.

Ia menuturkan, kondisi sekarang jauh lebih sehat untuk menjalankan tugas, penyakit kemarin bukan akibat stroke melainkan karena serangan jantung.

"Saya terlalu sibuk melakukan aktivitas sebagai menteri, sampai lupa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin," kata Mustafa.

Mustafa mengaku, sempat mengadakan pertemuan dengan sejumlah direksi BUMN selama menjalani perawatan, namun sifatnya hanya konsultasi saja, pengambil keputusan akhir tetap berada ditangan Menko Perekonomian.

Terkait dengan kepulangan Menteri BUMN, anggota DPR-RI, Achsanul mengatakan, sangat bersyukur atas pulihnya Mustafa Abubakar.

"Saya mendengar beliau akan aktif lagi sekitar tgl 17 Oktober," ujar dia.

Menurut Achsanul, tugas dan tanggung jawab menteri BUMN memang luar biasa, Meneg BUMN itu merupakan CEO Indonesia Incorporated, berupa 121 perusahaan dengan aset Rp2.000 triliun.

Terlebih rencana restrukturisasi sejumlah BUMN memang akan banyak menyita waktu, tenaga dan pikiran, semoga Menteri BUMN dapat kembali pulih dan kembali berkarya.

Hal senada juga diungkap anggota DPR, Airlangga Hartarto yang mengatakan kehadiran Menteri BUMN sudah ditunggu, sehingga kesembuhannya merupakan sesuatu yang patut disambut syukur.

Dukungan terhadap Menteri BUMN juga disampaikan tokoh Aceh, sekaligus ketua masyarakat Aceh di Jakarta Teuku Sjafli Dido yang menyatakan rasa syukur atas kesembuhan Mustafa.
(T.G001/C004)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011